Sabar, Hiasan Hati dan Kunci Kehidupan

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews – Hendaklah engkau bersabar, karena sabar adalah pengendali segala urusan. Bagaimanapun juga engkau harus memilikinya selama engkau hidup di dunia. Kerana ia termasuk budi pekerti dan hiasan yang baik.

Sabar adalah salah satu sifat utama yang harus dimiliki oleh setiap manusia dalam menapaki kehidupan. Ia bukan sekadar menahan amarah, tetapi juga kemampuan mengelola perasaan.

Mengendalikan emosi, dan tetap teguh dalam prinsip meskipun di tengah badai cobaan. Sabar adalah pengendali segala urusan.

Sabar bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk kekuatan jiwa yang luar biasa. Ia melatih manusia untuk tidak gegabah dalam bersikap, serta mengasah kedewasaan berpikir. Dalam Islam, sabar adalah bagian penting dari keimanan.

Bahkan Allah menyandingkan sabar dengan salat sebagai bentuk pertolongan-Nya “Wahai orang-orang yang beriman ! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (QS. Al-Baqarah: 153)

Sabar diperlukan dalam tiga keadaan: ketika dalam ketaatan, saat menjauhi larangan, dan saat menghadapi musibah. Semuanya butuh kendali diri dan kekuatan batin.

Rasulullah Saw bersabda “Tiada suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas (manfaatnya) yang diberikan kepada seseorang daripada kesabaran (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengisyaratkan bahwa sabar adalah karunia terbaik yang bisa dimiliki oleh seorang mukmin. Dengan sabar, hidup menjadi lebih lapang, hati lebih tenang, dan pikiran lebih jernih.

Meski awalnya berat, sabar akan menghasilkan buah manis berupa ketenangan, kematangan, dan keberhasilan. Sabar menjadikan hati lebih tenang, pikiran lebih jernih, dan keputusan lebih bijak.

Jadikanlah sabar sebagai pakaian hati. Ia adalah hiasan jiwa yang akan menyelamatkan kita dari keputusan tergesa-gesa, dari kekecewaan yang berlebihan, serta dari kemarahan yang merusak.

Dengan sabar, hidup menjadi lebih bermakna. Dengan sabar pula, seseorang bisa meraih kedudukan tinggi di sisi Allah Swt.

Pepatah mengatakan bahwa sabar itu seperti pohon yang pahit akarnya tapi manis buahnya

Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur; dan jika ia ditimpa musibah, ia bersabar, maka itu baik baginya (HR. Muslim)

Penulis Fathurrahim Syuhadi