MADIUN lintasjatimnews.com — Akses jalan raya Caruban–Morang yang sempat tertutup material tanah longsor dan pohon tumbang akhirnya kembali dapat dilalui setelah aparat TNI, unsur tiga pilar desa, Polhut, dan masyarakat bergotong royong melakukan kerja bakti pembersihan, di Dusun Tebon RT 08/05, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 0803/06 Gemarang, Kapten Inf Jaimin, bersama anggota Koramil, tiga pilar Desa Tawangrejo, personel Polhut KPH Saradan, serta warga setempat.
Peristiwa longsor yang menutup badan jalan terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gemarang. Material tanah dari tebing di sisi jalan ambrol dan disertai pohon roboh, sehingga menghambat arus lalu lintas dari arah Caruban menuju Morang maupun sebaliknya.
Kapten Inf Jaimin mengatakan, kerja bakti dilakukan sebagai respons cepat untuk memastikan akses vital masyarakat segera pulih. “Jalan ini merupakan jalur utama penghubung antar wilayah. Jika dibiarkan terlalu lama, aktivitas warga akan terganggu, baik untuk bekerja, sekolah, maupun distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gergaji mesin untuk memotong batang pohon yang melintang di badan jalan. Personel TNI dan Polhut bersama warga bahu-membahu menyingkirkan material tanah ke tepi jalan agar kendaraan dapat melintas kembali dengan aman.
Selain membersihkan material longsor, petugas juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah yang masih labil.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, aparat desa, Polhut KPH Saradan, dan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Melalui gotong royong, akses jalan yang sebelumnya tertutup kini telah terbuka dan dapat digunakan kembali oleh warga.
Danramil berharap kebersamaan dan kepedulian seperti ini terus terjaga, terutama dalam menghadapi situasi darurat. “Kami mengimbau masyarakat tetap waspada saat musim hujan serta segera melaporkan apabila ada potensi bencana di lingkungan masing-masing,” katanya.
Reporter: andik








