TRENGGALEK lintasjatimnews.com – Komandan Kodim (Dandim) 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., meninjau langsung rencana lahan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di kawasan hutan Perhutani KPRH Banjar petak 68, RT 22 RW 07 Dusun Sukorejo, Desa Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jumat (20/2/2026). Peninjauan tersebut menjadi bagian dari tahapan awal persiapan pembangunan satuan teritorial yang dirancang untuk memperkuat pembinaan wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan di daerah.
Dalam kegiatan itu, Dandim yang akrab disapa Letkol Roy didampingi Staf Dinas Perhutani Trenggalek serta Danramil 0806-11/Panggul. Rombongan menyusuri titik awal patok hingga batas-batas lahan yang direncanakan seluas 50 hektare. Peninjauan dilakukan secara detail guna memastikan kejelasan administrasi dan kondisi riil di lapangan, termasuk aspek aksesibilitas, kontur tanah, serta potensi dukungan infrastruktur.
Letkol Roy menegaskan bahwa pembangunan Yon TP merupakan bagian dari program strategis TNI AD dalam memperkuat fungsi teritorial yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kehadiran Batalyon Teritorial Pembangunan nantinya tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan di wilayah, khususnya di Kabupaten Trenggalek,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, konsep Batalyon Teritorial Pembangunan dirancang untuk mengintegrasikan tugas pembinaan teritorial dengan kegiatan-kegiatan produktif yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan yang telah ditinjau, satuan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai program ketahanan pangan, rehabilitasi lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat di wilayah selatan Trenggalek.
Pihak Perhutani menyambut baik rencana tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian hutan dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Koordinasi lintas sektor disebut menjadi kunci agar proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta tidak mengganggu fungsi kawasan hutan produksi yang ada.
Secara geografis, lokasi di Kecamatan Panggul dinilai strategis karena memiliki akses yang memadai serta berada di kawasan yang membutuhkan penguatan pembinaan teritorial. Selain itu, luas lahan 50 hektare dinilai representatif untuk pengembangan fasilitas markas, sarana latihan, serta area pendukung kegiatan pembangunan berbasis teritorial.
Peninjauan lapangan ini menjadi langkah awal sebelum memasuki tahapan perencanaan teknis dan administrasi lebih lanjut. Kodim 0806/Trenggalek berharap seluruh proses dapat berjalan lancar melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat, sehingga kehadiran Yon TP kelak benar-benar memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Trenggalek.
Reporter : feri








