Lestarikan Budaya di HUT ke-80, Persit Dim 0803 Ajak Anggota Bernostalgia Lewat Permainan Tradisional

Listen to this article

MADIUN lintasjatimnews – Suasana penuh keceriaan dan kehangatan mewarnai lomba permainan tradisional yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0803/Madiun. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Persit Kartika Chandra Kirana ke-80, sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya bangsa di tengah arus modernisasi.

Lomba permainan tradisional tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/2) bertempat di Makodim 0803/Madiun. Kegiatan ini diikuti oleh para anggota Persit beserta anak-anak dari berbagai ranting jajaran Dim 0803/Madiun. Sejumlah permainan khas Nusantara seperti dakon, bekel, lompat tali, dan engklek dilombakan dan mendapat sambutan antusias dari para peserta.

Ketua Persit KCK Cabang XXVI Dim 0803, Ibu Ayu Adhisaputra, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Persit ke-80, tetapi juga bertujuan menumbuhkan rasa kebersamaan, sportivitas, serta mengenalkan kembali permainan tradisional yang kini mulai jarang dimainkan, khususnya oleh generasi muda.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak anggota Persit untuk sejenak bernostalgia, melepas penat, sekaligus menjaga dan melestarikan warisan budaya agar tetap hidup serta dikenal oleh anak-anak kita,” ungkapnya.

Pelaksanaan lomba berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kekeluargaan. Para peserta mengikuti setiap permainan dengan gembira, sementara panitia melakukan penilaian sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Selain menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana rekreasi positif yang mempererat soliditas dan kekompakan antaranggota Persit.

Dengan terselenggaranya lomba permainan tradisional dalam rangka HUT Persit Kartika Chandra Kirana ke-80 ini, Persit KCK Cabang XXVI Dim 0803/Madiun berharap nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta kecintaan terhadap budaya lokal dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

Reporter: andik