APINDO Gandeng Sucor Bantu Masyarakat Aceh Tamiang

Listen to this article

JAKARTA lintasjatimnews — Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Sucor Asset Management kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, Kamis (12/2/26).

Bantuan kemanusiaan ini merupakan gelombang keempat yang disalurkan oleh APINDO. Dalam hal ini, Sucor menyerahkan bantuan senilai 2 milyar rupiah yang disalurkan kepada 3 provinsi terdampak, yaitu Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bentuk bantuan adalah berupa peralatan tidur seperti Kasur dan Selimut, Peralatan masak dan peralatan pembersihan rumah dan pekarangan seperti kereta dorong dan cangkul.

Sebelumnya, pada gelombang pertama APINDO bersama Palang Merah Indonesia (PMI) telah menyalurkan 2.400 unit kompor gas lengkap dengan selang dan regulator. Selanjutnya, APINDO kembali menggalang donasi tunai sebesar Rp500 juta yang disalurkan kepada DPP APINDO Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bentuk bantuan yang diberikan kepada para korban terdampak bencana umumnya berupa kebutuhan makanan pokok serta peralatan pribadi.

Pada gelombang ketiga, APINDO bekerja sama dengan PT Coca-Cola Euro Pacific Partners Indonesia memberikan beasiswa senilai €50.000 atau setara Rp 974 juta bagi mahasiswa terdampak di Universitas Syiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Andalas. Direktur Eksekutif DPN APINDO, Rudolf Saut Butarbutar menegaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk solidaritas dunia usaha.

“APINDO percaya bahwa dunia usaha tidak hanya berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus hadir dan berkontribusi ketika masyarakat membutuhkan. Melalui kolaborasi dengan Sucor Asset Management dan Palang Merah Indonesia, serta dukungan jajaran APINDO di daerah, APINDO berkomitmen memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi pemulihan kehidupan masyarakat, termasuk bagi masyarakat Aceh Tamiang,” katanya.

Rudolf melanjutkan, APINDO menyalurkan paket bantuan yang berisi perlengkapan kebutuhan dasar dan sarana pendukung pemulihan pascabencana, mulai dari kompor beserta perlengkapannya, kasur dan selimut, hingga peralatan kerja seperti sekop dan gerobak dorong.

“Bantuan ini dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Aceh Tamiang, tetapi juga untuk membantu mereka kembali beraktivitas dan memulihkan kehidupan ekonomi secara bertahap,” terangnya.

Tak hanya itu Rudolf pun menekankan bahwa APINDO siap menjalankan amanah Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan jajaran pengurus APINDO di Hambalang (9/2) untuk terus berusaha membuka lapangan pekerjaan termasuk di wilayah Aceh, sehingga dapat mempercepat proses pemulihan.

Sementara itu, Ketua DPP APINDO Provinsi Aceh, H. Ramli menjelaskan bahwa kehadiran APINDO di wilayah bencana merupakan wujud kepedulian dan cinta kepada masyarakat Aceh Tamiang. “Kami dari APINDO terus bersama bapak dan ibu sekalian. Ini merupakan bentuk cinta APINDO kepada masyarakat Aceh Tamiang. Kami merasakan apa yang bapak ibu rasakan. Meski jauh di mata, tapi dekat di hati,” uurainya.

Ia menyatakan bahwa DPP APINDO Provinsi Aceh bersama DPN APINDO berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dengan penuh keikhlasan, terutama agar masyarakat dapat kembali bangkit menjalani kehidupan, terlebih menjelang Ramadan.

Reporter,: amadh