LAMONGAN lintasjatimnews – Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan pisah kenal Kepala SMP Negeri 3 Babat digelar khidmat dan penuh kehangatan di Aula SMPN 3 Babat, Selasa (10/2/2026). Momentum pergantian kepemimpinan dari Muhammad Said, S.Pd., M.Pd. kepada Yuli Widdiyati, S.Pd., M.M.Pd. ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan yang kental.
Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Hariyanto, S.Pd., M.IP. yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan sekaligus memberikan sambutan pengarahan dan motivasi. Turut hadir Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Sri Utami, S.Pd., M.Pd., Camat Babat Norman Kresna, M.IP., Kapolsek Babat, Danramil Babat, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Babat, Kepala Desa Gembong, Ketua Komite SMPN 3 Babat beserta jajaran, serta para kepala sekolah SMP Negeri 1, 2, dan 4 Babat.
Selain itu, hadir pula kepala sekolah dan guru pengantar dari SMP Negeri 1 Lamongan serta para guru dan karyawan SMPN 3 Babat. Sekitar 150 undangan memadati aula, menambah semarak acara yang berlangsung hingga menjelang siang.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd. resmi pindah tugas menjadi Kepala SMP Negeri 1 Pucuk. Sementara itu, Yuli Widdiyati, S.Pd., M.M.Pd. dipercaya menakhodai SMP Negeri 3 Babat menggantikan posisi yang ditinggalkan.
Perwakilan guru dan karyawan SMPN 3 Babat, Qoirun Naim, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Said selama kurang lebih dua tahun memimpin sekolah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Said atas kemajuan, prestasi, serta budaya positif yang telah diterapkan di SMP Negeri 3 Babat. Dan selamat datang serta bergabung dengan keluarga besar SMP Negeri 3 Babat kepada Ibu Yuli Widdiyati. Kami siap mendukung penuh,” ujar Wakil Kepala Sekolah itu.
Dalam pidato pamitnya, Said mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan kebersamaan seluruh keluarga besar sekolah sejak awal dirinya bertugas.
“Kalau saya produk kolonial, kalau Bu Yuli produk milenial,” selorohnya yang disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.
Sementara itu, dalam sambutan perdananya, Yuli Widdiyati menyampaikan komitmen untuk melanjutkan budaya positif yang telah terbangun.
“Saya datang membawa tekad dan semangat. Apalah artinya saya seorang diri jika tidak didukung oleh teman-teman di sini,” tutur Bu Yuli.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Hariyanto, dalam arahannya menyampaikan filosofi kepemimpinan bahwa setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya.
“Ungkapan ini sangat tepat untuk Pak Said dan Bu Yuli. Pak Said dikenal wibawa, bersahaja, dan penuh daya tarik. Semoga Bu Yuli dapat mengimbangi serta melanjutkan budaya positif di SMPN 3 Babat,” ujarnya. Ia juga mengulas peran strategis kepala sekolah sebagai manajer, leader, sekaligus inovator dalam memajukan satuan pendidikan.
Sambutan penutup disampaikan Camat Babat, Norman Kresna, mewakili Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam). Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa guru adalah profesi mulia dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Semoga keluarga besar SMP Negeri 3 Babat dan SMP Negeri 1 Pucuk sukses semua. Bu Yuli perlu membangun kolaborasi,” tegasnya singkat dan padat.
Acara semakin gayeng saat kedua lembaga menampilkan hiburan karaoke bersama yang dipandu dua broadcaster, Bung Fanmosah dan Wahyu Ardiana. Penampilan tari topeng oleh Dafa, siswa kelas VIII, turut memukau hadirin dan menambah semarak suasana.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara, serah terima memori jabatan, ramah tamah, serta sesi foto bersama sebagai simbol estafet kepemimpinan yang harmonis dan penuh optimisme.
Kontributor: M. Said









