Pompanisasi Jadi Harapan Petani, Babinsa Dampingi Pengairan Sawah di Desa Bagi

Listen to this article

MADIUN lintasjatimnews – Upaya menjaga ketahanan pangan terus dilakukan di wilayah pedesaan. Babinsa Desa Bagi, Kopka Iqnatius Erwin, melaksanakan pendampingan kegiatan pompanisasi air tanah menggunakan mesin sibel untuk mengairi lahan pertanian milik Bapak Jumali seluas kurang lebih 2 hektare.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada [hari/tanggal dapat disesuaikan], bertempat di area persawahan Dusun Mantren, Desa Bagi, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun. Pompanisasi dilakukan sebagai solusi pemenuhan kebutuhan air irigasi, terutama saat debit air sungai dan saluran irigasi mengalami penurunan.

Kopka Iqnatius Erwin mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD melalui peran Babinsa dalam membantu petani menghadapi kendala di lapangan. “Pompanisasi air tanah menjadi alternatif agar tanaman padi tetap mendapatkan pasokan air yang cukup, sehingga masa tanam tidak terganggu,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan mesin sibel dinilai efektif untuk menarik air tanah dan menyalurkannya langsung ke area persawahan. Dengan pendampingan Babinsa, diharapkan petani dapat mengoperasikan peralatan dengan aman dan hasil pengairan lebih optimal.

Sementara itu, Bapak Jumali selaku pemilik lahan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia mengaku terbantu dengan adanya pompanisasi tersebut karena mampu menjaga kondisi tanaman padi tetap subur di tengah keterbatasan air.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Desa Bagi berharap produktivitas pertanian di wilayah binaannya dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Reporter: andik