Prajurit Posal Muncar Lanal Banyuwangi Evakuasi Nelayan Meninggal Dunia di Atas KMN Umbaran

Listen to this article

BANYUWANGI lintasjatimnews – Prajurit Pos Angkatan Laut (Posal) Muncar, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi, bergerak cepat mengevakuasi seorang nelayan yang meninggal dunia saat beraktivitas di atas Kapal Motor Nelayan (KMN) Umbaran di perairan Muncar, Banyuwangi, Kamis (29/01/2026).

Korban diketahui bernama Sugianto, nelayan asal Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Berdasarkan informasi awal, korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat berada di atas kapal.

Mendapat laporan kejadian tersebut, Danposal Muncar Lettu Laut (P) Marjun Susanto bersama personel langsung bergerak menuju lokasi menggunakan mobil siaga Posal untuk melakukan proses evakuasi.

“Begitu menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dan bergerak cepat ke lokasi untuk mengevakuasi korban. Keselamatan dan kemanusiaan menjadi prioritas utama kami,” ujar Lettu Laut (P) Marjun Susanto, Danposal Muncar.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kedungrejo guna dilakukan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Selanjutnya, jenazah didampingi pihak keluarga dibawa menuju rumah duka di wilayah Muncar untuk proses pemakaman. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menuntut pihak mana pun.

Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, M.Sc., menegaskan komitmen TNI Angkatan Laut dalam memberikan respons cepat terhadap kejadian darurat di wilayah pesisir.

“TNI AL akan terus hadir dan sigap membantu masyarakat, khususnya nelayan di wilayah pesisir. Kami juga mengimbau para nelayan, agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan mengutamakan keselamatan selama melaut,” tegas Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan, kesehatan, serta sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keselamatan aktivitas maritim, khususnya di wilayah perairan Banyuwangi yang menjadi salah satu sentra perikanan terbesar di Jawa Timur.

Reporter : Rio