Ratih Amalia Lestari SPd MPd : Kecantikan untuk Dakwah dan Pendidikan Generasi Berkarakter

Listen to this article

JAYAPURA lintasjatimnews – Sosok Ustadzah Ratih Amalia Lestari, S.Pd., M.Pd., alumni Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) tahun 2025, menjadi inspirasi tersendiri di dunia dakwah dan pendidikan.

Perempuan asal Papua ini dikenal memanfaatkan seluruh potensi dirinya, termasuk kecantikan dan kecerdasan intelektual, semata-mata untuk kepentingan dakwah dan pembinaan generasi muda.

Bagi Ustadzah Ratih, kecantikan bukan untuk dipertontonkan demi popularitas, melainkan sebagai sarana mendekatkan nilai-nilai Islam kepada masyarakat, pelajar, dan mahasiswa. Dengan pendekatan yang lembut, komunikatif, dan berwibawa, ia aktif mengisi berbagai pengajian di tengah masyarakat serta mengajar di sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi

“Dakwah itu soal keteladanan. Ketika kita hadir dengan niat yang lurus, insyaallah pesan kebaikan akan sampai,” ungkapnya dalam salah satu kesempatan.

Di ruang kelas, baik sebagai guru maupun dosen, Ustadzah Ratih tidak hanya menyampaikan materi Pendidikan Agama Islam secara tekstual. Ia menanamkan nilai karakter, akhlak mulia, dan keberanian untuk berdakwah dengan cara yang santun dan berilmu.

Ribuan murid, jamaah pengajian, hingga mahasiswa yang pernah belajar bersamanya merasakan sentuhan pendidikan yang membangun iman sekaligus nalar. Melalui metode pembelajaran yang dialogis dan kontekstual,

Ustadzah Ratih menekankan pentingnya sikap anti pergaulan bebas, penolakan terhadap perilaku menyimpang, serta penguatan jati diri sebagai muslim dan muslimah yang berprestasi.

Menurutnya, kecerdasan tanpa akhlak hanya akan melahirkan generasi rapuh, sementara akhlak tanpa ilmu akan membuat umat tertinggal.

“Kita ingin melahirkan anak-anak sholeh dan sholehah yang cerdas, berkarakter, dan siap berkiprah di mana saja,” tegasnya.

Latar belakang pendidikannya di Program S2 MPAI UNISSULA memperkuat visi tersebut. Ia mengaku, perkuliahan di UNISSULA memberinya fondasi keilmuan, metodologi dakwah, serta wawasan pendidikan Islam berkemajuan yang relevan dengan tantangan zaman. Kombinasi teori dan praktik menjadikannya lebih matang dalam mendidik dan berdakwah.

Keberhasilan Ustadzah Ratih dalam mendidik generasi muda tidak hanya tercermin dari pemahaman keagamaan, tetapi juga dari prestasi akademik dan nonakademik para siswa serta mahasiswa binaannya. Banyak di antara mereka yang tumbuh menjadi pribadi percaya diri, berprestasi, dan berani menyuarakan nilai kebaikan di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah, ilmu itu harus diamalkan. Kalau ingin berdakwah dengan lebih luas dan berdampak, yuk kuliah S2 Pendidikan Agama Islam,” ajaknya dengan penuh semangat

Kiprah Ustadzah Ratih Amalia Lestari membuktikan bahwa dakwah yang ikhlas, pendidikan yang berkarakter, dan keilmuan yang kuat mampu melahirkan perubahan nyata. Dari Papua untuk Indonesia, ia terus menyalakan cahaya Islam yang mencerahkan

Reporter Fathurrahim Syuhadi