PONOROGO lintasjatimnews – Hingga hari ini proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kodim 0802/Ponorogo masih berlangsung dan terus berproses termasuk salah satunya yang ada di Desa Jalen Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, Senin (26/01/2026).
Pembangunan jembatan yang menghubungkan dua desa (Desa Jalen dan Desa Dadapan) di Kecamatan Balong tersebut merupakan program Pemerintah dalam upaya menyejahterakan masyarakat khususnya yang ada di pedesaan agar wajah pedesaan menjadi semakin maju dan berdaya saing.
Pengerjaan proyek Jembatan Perintis Garuda yang dikerjakan secara bekerjasama dan bergotong royong antara anggota Kodim 0802/Ponorogo dengan para perangkat desa serta masyarakat dan unsur terkait lainnya tersebut dilakukan dengan sangat maksimal bahkan lembur hingga larut malam.
Berkat semangat dan kerja keras, ketulusan, keikhlasan para pekerja yang tergabung dalam proyek tersebut hingga hari ini progres pembagunan Jembatan Perintis Garuda tersebut sudah mencapai 50,55 %.

Bukan hanya itu, ada satu momen yang menurut Media Center 0802 sangat menggugah nurani kita semua yaitu disaat para pekerja proyek melakukan istirahat siang, hampir semua warga dengan tulus ikhlas rela menenteng minuman (kopi dan teh) serta kue gorengan sebagai pemanis hidangan disaat istirahat dan makan siang.
Guna mengetahui secara pasti maksud dan tujuan para warga yang membawa dan memberikan hidangan kue dan minuman dari rumah masing masing tersebut, Media Center 0802 telah berhasil menemui Bapak Ladimin salah satu warga Desa Jalen yang setiap hari aktif bekerja membantu pembangunan jembatan yang ternyata keberadaannya selama ini sangat diharapkan oleh warga di kedua desa tersebut.
“ Kula maringi gorengan kalih inuman, amargi remen wonten bantuanipun pak ABRI ndamel dalan utawi jembatan wonten Jalen kidul mriki, masyarakat remen sanget. ( Saya memberi kue gorengan serta minuman ini, karena senang ada bantuan dari Pak ABRI (sekarang TNI) yang sedang membangun jalan atau jembatan di Desa Jalen Selatan ini), “ ucap Bapak Ladimin yang ternyata kesehariannya bekerja sebagai petani.
Sebagaimana hasil wawancara Media Center 0802 kepada beberapa warga, Bapak Ladimin adalah salah satu warga yang mewakili masyarakat di kedua desa (Jalen dan Dadapan) yang sangat senang dengan program pemerintah berupa pembangunan jembatan tersebut karena keberadaannya diyakini akan memberikan dampak yang sangat baik buat perkembangan dan kemajuan di kedua desa tersebut.
(Zaenuri)








