LAMONGAN lintasjatimnews – Sosialisasi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Muhammadiyah (STITM) Paciran digelar di SMA IT Al Azhar Sedayulawas. Kegiatan ini menjadi ruang dialog, ruang harapan, sekaligus jembatan yang menghubungkan mimpi-mimpi generasi muda dengan dunia akademik yang sesungguhnya, Ahad (25/1/2026)
Wakil Ketua I STITM Paciran, Maftuhah, M.Pd., bersama dua mahasiswa STITM Paciran, yakni Rihmatul Ummah dan Yunita. Kehadiran rombongan STITM Paciran disambut hangat oleh civitas akademika SMA IT Al Azhar Sedayulawas serta para siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Dalam pemaparannya, Maftuhah, M.Pd. menekankan bahwa pendidikan tinggi bukan semata-mata tentang mengejar gelar akademik, melainkan proses panjang pembentukan karakter, kedewasaan berpikir, serta tanggung jawab sosial.
“Perguruan tinggi adalah ruang pembelajaran kehidupan. Di sanalah mahasiswa belajar berpikir kritis, bersikap dewasa, dan mempersiapkan diri untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar dosen pengampu Mata Kuliyah Bahasa Indonesia ini
Ia juga menjelaskan bahwa STITM Paciran hadir sebagai kampus yang mengintegrasikan keilmuan, keislaman, dan nilai-nilai kemuhammadiyahan. Menurutnya, kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang kokoh secara moral dan spiritual.
“Kami ingin mahasiswa STITM Paciran tumbuh menjadi insan berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi,” tegas kandidat Doktor dari UMM ini
Kehadiran dua mahasiswa, Rihmatul Ummah dan Yunita, memberikan warna tersendiri dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Keduanya berbagi pengalaman nyata tentang kehidupan perkuliahan, mulai dari proses adaptasi sebagai mahasiswa baru, suasana belajar di kampus, hingga berbagai peluang pengembangan diri yang mereka peroleh.
“Kuliah bukan hanya soal belajar di kelas, tetapi juga tentang membangun keberanian, kemandirian, dan jaringan pertemanan,” ungkap Rihmatul Ummah.
Sementara itu, Yunita menuturkan bahwa suasana akademik di STITM Paciran mendorong mahasiswa untuk aktif, kreatif, dan berdaya saing. “Kami dibimbing untuk tidak takut bermimpi dan terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tuturnya.
Sosialisasi ini juga menjadi penegasan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan menengah dan perguruan tinggi. SMA IT Al Azhar Sedayulawas memiliki peran strategis dalam menyiapkan mental, visi, dan arah masa depan peserta didik, sementara STITM Paciran hadir sebagai mitra yang membuka pintu dan memberikan gambaran nyata tentang dunia perkuliahan.
Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, siswa membutuhkan informasi yang benar, inspirasi yang nyata, serta figur teladan dalam menentukan langkah masa depan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin mantap mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Mahmudah, MPd
Reporter Fathurrahim Syuhadi








