Dandim Pacitan Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Desa Pagutan

Listen to this article

PACITAN lintasjatimnews – Komandan Kodim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul S.H., M.I.P melaksanakan peninjauan Lokasi Pembuatan Jembatan Gantung Perintis Garuda bertempat di Dusun Karang, Desa Pagutan, Kec. Arjosari, Kab. Pacitan, Kamis (22/1/2026).

Dalam kegiatan peninjauan tersebut Dandim 0801/Pacitan Letkol Arh Imam Musahirul, S.H., M.I.P di dampingi Danramil 0801/03 Arjosari Lettu Cke Misrum, Kades Pagutan Supriyono, Anggota Koramil 0801/03 Arjosari serta masyarakat Dusun Karang, Desa Pagutan sekitar ± 15 orang.

Seperti diketahui dalam rangka mengatasi kesulitan rakyat, TNI AD melalui Kodim 0801/Pacitan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satu program yang terus di lakukan diantaranya membangun jembatan gantung Perintis Garuda, sebagai akses dalam mendukung kelancaran perekonomian diwilayah tersebut.

Pada kesempatannya Dandim Pacitan menyampaikan bahwa rencana pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda memiliki manfaat yang strategis bagi masyarakat, karena jembatan tersebut menghubungkan Dusun Karang dengan Dusun Pule Desa Pagutan dan Dusun Salam Desa Gembong Kacamatan Arjosari.

“Ini merupakan lokasi prioritas lagi setelah jembatan gantung Desa Gawang yang sedang dikerjakan, karena jembatan tersebut menghubungkan Dusun Karang dengan Dusun Pule, Desa Pagutan dan Dusun Salam, Desa Gembong Kacamatan Arjosari, “tutur Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa pembangunan jembatan Gantung Garuda merupakan Komitmen pemerintah dan perhatian TNI AD dalam meningkatkan infrastruktur di pedesaan.

“Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda ini merupakan progam pemerintah atas perintah langsung Presiden RI sebagai bentuk kepedulian negara terhadap kebutuhan masyarakat. TNI AD hadir untuk selalu membantu, mengawal dan memastikan pembangunan ini tepat sasaran serta berjalan dengan baik, ” tegas Dandim.

Komitmen TNI AD melalui Jembatan Perintis Garuda sebagai langkah konkret, karena Program ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan aksesibilitas di wilayah pelosok yang selama ini terabaikan.

Reporter: krisna