MADIUN lintasjatimnews – TNI melalui Kodim 0803/Madiun menyatakan komitmennya mengawal penuh pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih (KMP), program strategis nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Koperasi Merah Putih dirancang menjadi simpul penggerak ekonomi desa dengan menyediakan layanan kebutuhan pokok murah, simpan pinjam, serta melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, hingga peternak sebagai bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letnan Kolonel Infanteri I Nyoman Adhisaputra, menegaskan bahwa pihaknya menjalankan peran pendampingan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
“Kami berkomitmen mengawal penuh pelaksanaan program dari Bapak Presiden. Kodim 0803/Madiun akan memastikan program ini berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan transparan,” ujarnya.
Ia menekankan, pengawalan dilakukan sejak tahap pembangunan hingga operasional agar koperasi benar-benar memberi dampak langsung bagi perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, pembangunan fasilitas Koperasi Merah Putih Desa Sareng, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan. Muhidin, kontraktor pelaksana proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN), menyebut progres pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen.
“Pekerjaan masih tahap awal, namun sejauh ini tidak ada kendala. Semua berjalan lancar,” ujar Muhidin di lokasi proyek.
Ia menjelaskan, daya listrik yang saat ini terpasang masih sebesar 5.500 VA dan akan ditingkatkan menjadi 16.500 VA setelah pembangunan rampung sepenuhnya.
“Jika pembangunan sudah 100 persen, daya listrik akan kami naikkan untuk menunjang operasional koperasi,” tegasnya.
Dandim 0803/Madiun berharap pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Madiun dapat selesai sesuai jadwal dan segera beroperasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Kami berharap program ini benar-benar memberi manfaat nyata, membuka akses ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” pungkasnya.
Reporter: andik








