Bimtek JULEHA JATIM Kabupaten Lamongan dilaksanakan di Desa Pantenan Panceng Gresik

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews – Bimbingan Teknis (BIMTEK) Juru Sembeleh Halal (JULEHA) Jawa Timur Kabupaten Lamongan dilaksanakan di Gedung TPA Al Hikmah Desa Pantenan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Sabtu 17/01/2026.

Kegitan yang bertujuan untuk menjalin silaturahim antar seluruh anggota Juleha Lamongan, pemantaban materi dan penyamaan persepsi, serta Upgrading Skill dan problem solving ini di mulai dari pukul 09:00 WIB (Sabtu, 17/01/2026) dan direncanakan hingga pukul 10.00 WIB (Ahad, 18/01/2026).

Bimtek ini dibuka oleh pengurus Juleha Lamongan serta didampingi oleh beberapa personil dari Juleha Pusat Jawa Timur dan diikuti oleh 52 peserta dengan meteri ; Fiqih Qurban, Penerapan prinsip kesejahteraan hewan, peralatan penyembelihan, penyembelihan halal, kelayakan proses penyembelihan, serta praktek dan ujian asah bilah.

Ketua pelaksana sekaligus tuan rumah pelaksanaan Bimtek H. Irsyadul Ibad, dalam sambutannya menyampaikan kesiap sediaannya ditempati kegiatan Bimtek. Ia bercerita jika pembangunan gedung yang ditempati Bimtek ini memakan waktu satu tahun.

“Gedung tiga lantai ini dibangun dalam waktu satu tahun, awalnya kami tidak punya uang tapi Alhamdulillah Allah memberikan jalan, dan kami manfaatkan gedung ini sebagai gedung Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA Al Hikmah)”, terangnya.

Lebih lanjut, Irsyad menyampaikan bahwa selain mendapatkan materi dalam kegiatan Bimtek, peserta juga akan mendapatkan menu makanan daging kambing yang baru saja dia sembelih.

“Saudara-saudara, insyaAllah menu makan siang kita nanti adalah gule kambing yang baru saja saya sembeleh, dan malam harinya kita makan dengan menu sate kambing kemudian dilanjut dengan makan ikan bakar setelah meteri nanti malam selesai”, pungkasnya.

Sedangkan ketua Juleha Jatim kabupaten Lamongan, Ruslan menyampaikan alasan-alasan mengapa anggota Juleha harus mengikuti Bimtek. Ia mengatakan bahwa hal itu sangatlah penting.

“Dengan mengikuti Bimtek ini, kita akan mendapatkan banyak sekali keuntungan, diantaranya adalah; kita akan lebih menguasai materi dan problem solving di lapangan. Selanjutkan kita bisa bergabung dengan team profesional Juleha”, terangnya.

“Kemudian Bimtek ini merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan KTA Juleha yang mana hal itu juga merupakan syarat untuk dapat mengikuti praktek di Rumah Potong Hewan (RPH). Lebih lanjut lagi materi Bimtek merupakan bekal yang paling penting untuk dapat lulus Sertifikasi Kompetensi (SERKOM) dengan prediket BAIK (kompeten)”, lanjutnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ruslan berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti Bimtek ini dengan sungguh-sungguh kemudian menyebarkan hasil atau ilmu yang diperoleh kepada umat agar semakin banyak manfaat yang diperoleh.

“Kami harapkan seluruh peserta mengikuti Bimtek ini dengan serius kemudian setelah itu panjenengan sedoyo dapat menyebarkan lagi ilmu yang telah diperoleh kepada masyarakat dan umat sehingga lebih banyak lagi yang mendapat manfaatnya”, pungkasnya.

Hadir pada kesempatan ini Maftuchin Wardjo, Ia menyampaikan bahwa Ketua JULEHA JATIM memberikan amanah kepadanya untuk hadir di acara Bimtek Juleha Lamongan, selain itu Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada JULEHA Lamongan karena telah mengawali Bimtek di tahun 2026 ini, yang mana biasanya Bimtek dilaksanakan setelah bulan suci Ramadhan.

“Saya diamanati ketua untuk hadir di sini, saya mengapresiasi kegiatan Bimtek ini karena dilaksanakan di awal tahun yang mana biasanya dilaksanakan setelah bulan suci Ramadhan atau pada bulan bakti Juleha”, sambutnya.

“Mengapa seorang Juleha harus mengikuti Bimtek dan kemudian memiliki KTA? Jawabannya adalah agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang pernah terjadi di beberapa tempat, mereka mengaku anggota Juleha, tetapi tidak memiliki KTA”, tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Maftuchin mengucapkan selamat mengikuti Bimtek dan mempersiapkan untuk menjadi juru sembelih yang handal dan profesional, seprti tema pada Bimtek kali ini yaitu “Bersama Juleha Lamongan, menjadi Juru Sembeleh Profesional dalam Praktik, Amanah dalam Syariat”.

Reporter: Winarto