TRENGGALEK lintasjatimnews – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Trenggalek pada Sabtu sore (17/1/2026), menyebabkan satu rumpun bambu longsor dan menutup sebagian badan Jalan Raya Nasional Trenggalek–Ponorogo Km 12, tepatnya di RT 15 RW 06 Dusun Bubuk, Desa Pucanganak, Kecamatan Tugu. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat dan menimbulkan kemacetan di jalur penghubung antar-kabupaten tersebut.
Cuaca ekstrem yang berlangsung sejak pukul 15.30 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB membuat kondisi tanah di sekitar tepi jalan menjadi labil. Tiupan angin kencang memperparah keadaan, sehingga satu rumpun bambu tumbang dan melintang di badan jalan, membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Sekitar pukul 16.45 WIB, salah seorang warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat terkait, yakni Koramil 0806-09/Tugu dan Polsek Tugu. Laporan cepat ini memungkinkan petugas segera mengambil langkah penanganan darurat mengingat lokasi tersebut merupakan jalur nasional yang ramai dilalui kendaraan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bati Tuud Koramil 0806-09/Tugu, Peltu Arif, langsung mengerahkan anggotanya menuju lokasi kejadian. Ia menyampaikan bahwa intensitas hujan dan angin yang tinggi berpotensi menimbulkan kejadian serupa di titik lain, sehingga diperlukan respons cepat dan terukur.
Tak lama berselang, personel gabungan dari Koramil 0806-09/Tugu, Polsek Tugu, dan BPBD Kabupaten Trenggalek tiba di lokasi. Mereka melakukan pengecekan awal untuk memastikan tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang terdampak langsung sebelum memulai proses evakuasi.

Di lokasi, terlihat sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan BPBD Trenggalek. Tim gabungan bekerja bersama memotong dan menyingkirkan batang-batang bambu yang menghalangi jalan, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas maupun pengguna jalan.
Sementara proses evakuasi berlangsung, petugas kepolisian melakukan rekayasa dan pengaturan lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Kendaraan diarahkan secara bergantian agar tidak terjadi penumpukan yang berisiko menimbulkan kecelakaan.
Proses pembersihan dilakukan secara sistematis menggunakan peralatan manual maupun mesin pemotong guna mempercepat penyelesaian. Aparat juga mengimbau warga sekitar dan pengguna jalan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem susulan.
Sekitar pukul 18.25 WIB, proses pemotongan dan pembersihan selesai sepenuhnya. Jalan Raya Nasional Trenggalek–Ponorogo Km 12 di Desa Pucanganak kembali dapat dilalui dengan normal, dan arus lalu lintas berangsur lancar.
Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Sinergi antara TNI, Polri, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci dalam menangani bencana secara cepat dan efektif, sekaligus meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.
Reporter: feri








