TNI Dan BPBD Monitoring Pimpanisasi di Wilayah Yang Terdampak Kekurangan Air Bersih

Listen to this article

PACITAN lintasjatimnews – Kodim 0801/Pacitan bersama dengan Insperktorat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur yang di dampingi forkopimca Punung dan perangkat Desa setempat melaksanakan kegiatan monitoring di beberapa wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan, salah satunya di Desa Mantren, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Sabtu (10/01/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kalaksa BPDB provinsi jawa timur Gatot beserta Tim, Kalaksa BPBD Kab. Pacitan Erwin beserta tim, DPRD Kab. Pacitan Suhadi, Camat Punung Pudji Haryono, Koramil 10 Punung Serda Yutdi, Kepala desa Mantren Sriyanto, Perangkat Desa Mantren dan Kapoktan Nglarangan.

Pada kesempatan tersebut Tim BPBD dan rombongan melakukan koordinasi langsung dengan perangkat desa dan kecamatan untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi warga untuk stok air bersih dilaporkan masih mencukupi.

“Kami melakukan pengecekan program pimpanisasi sumur bor warga khususnya wilayah kecamatan Punung dan fasilitas Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPAM) yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masih berfungsi dengan baik,”ungkap Kalaksa BPBD Gatot.

Sementara itu Serda Yutdi selaku babinsa di wilayahnya turut hadir dalam kegiatan tersebut juga menjelaskan bahwa TNI akan selalu mendukung program pemerintah dalam hal ini pimpanisasi.

“Selaku Babinsa kami akan terus mendukung program pemerintah dalam hal ini pimpanisasi dan membantu monitoring wilayah yang kiranya terdampak kekeringan air bersih khususnya diwilayah binaan kami, “jelas Yutdi.

Ia juga menambahkan akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk siap mengambil tindakan jika terjadi kondisi darurat kekeringan diwilayahnya.

kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana BPBD untuk memastikan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan meminimalisir dampak kekeringan terhadap masyarakat.

Reporter: krisna