Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan Lantik Empat Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Lamongan Kota

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews — Empat kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah di wilayah Lamongan Kota resmi dilantik oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Lamongan, Muhammad Said, S.Pd., M.Pd., dalam rangkaian Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-113. Acara berlangsung di halaman SD Muhammadiyah 1 Sidoharjo Lamongan, Sabtu (22/11/2025).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kepemimpinan pendidikan Muhammadiyah di Lamongan. Empat pimpinan yang dilantik adalah Kepala SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, Kepala MA Muhammadiyah 9, Kepala MTs Muhammadiyah 15, dan Kepala SD Muhammadiyah 1 Lamongan.

Dalam sambutannya, Muhammad Said menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah dan madrasah bukan sekadar acara seremonial, melainkan penanda dimulainya amanah besar untuk memajukan amal usaha pendidikan Muhammadiyah. Ia menekankan bahwa kepala sekolah Muhammadiyah harus tampil sebagai lokomotif perubahan.

Said menyampaikan sejumlah pesan strategis. Menurutnya, kepala sekolah dan madrasah harus memegang teguh misi pendidikan Muhammadiyah, membangun budaya mutu yang konsisten, serta merencanakan dan melaksanakan program yang berpihak pada murid. Inovasi perlu dilakukan tanpa menghilangkan jati diri kemuhammadiyahan, serta diiringi kemampuan menjalin kemitraan dan memperluas jejaring. Kepala sekolah, tambahnya, harus menjadi pemimpin yang menggerakkan.

“Sekolah dan madrasah harus menjadi tempat menanamkan iman, akhlak, kecerdasan, dan kemajuan,” tegas Said.

Ia mengingatkan bahwa mutu tidak hanya dihasilkan dari program-program besar, tetapi dari kedisiplinan, kolaborasi, dan kerja yang terukur. Kepala sekolah harus hadir sebagai pelayan bagi guru dan murid—mendengar, membimbing, dan memfasilitasi kebutuhan pembelajaran.

Lebih jauh, Said menekankan bahwa guru yang berkembang akan melahirkan murid yang tumbuh unggul. Karena itu, kepala sekolah tidak cukup hanya berperan sebagai manajer administratif, tetapi juga harus menjadi leader yang menggerakkan seluruh pemangku kepentingan di sekolah atau madrasah.

Ia juga menekankan pentingnya mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan ruh kemuhammadiyahan. Sekolah dan madrasah Muhammadiyah harus modern, namun tetap berkarakter Islami.

Pada kesempatan tersebut, Said menyampaikan pesan khusus kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan dan jajarannya. Ia berharap PC Muhammadiyah selalu memberikan pendampingan, bukan sekadar instruksi. Menurutnya, kepala sekolah dan madrasah membutuhkan dukungan moral dan manajerial dari pimpinan persyarikatan agar tidak salah langkah dalam mewujudkan tujuan Muhammadiyah.

Said juga mengharapkan PC Muhammadiyah membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan, bukan membiarkan sekolah atau madrasah berjalan sendiri-sendiri. Kolaborasi dan sinergi harus diperkuat sehingga tiap lembaga dapat saling memberi manfaat.

Mengakhiri sambutannya, Said berdoa agar para kepala sekolah dan madrasah yang baru dilantik diberikan kekuatan dan kelapangan hati dalam menjalankan amanah. “Mengelola amal usaha pendidikan adalah tugas yang berat, tetapi insyaAllah menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak terputus. Mari kita jadikan Lamongan sebagai pusat keunggulan, pusat akhlak, dan pusat peradaban melalui sekolah-sekolah Muhammadiyah.”

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan tertib, dihadiri unsur pimpinan persyarikatan, Ortom Cabang Muhammadiyah Lamongan, para sesepuh dan mantan pimpinan, guru dan tenaga kependidikan sekolah Muhammadiyah Lamongan Kota, pimpinan ranting Muhammadiyah– ‘Aisyiyah se-Lamongan Kota, serta perwakilan Kecamatan Lamongan.

Tabligh Akbar ini menghadirkan Dr. K.H.
Fathur Rahman Kamal, Lc., M.Si., Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, sebagai penceramah utama.

Kontributor: M. Said