Pesan Ketua PDM Lamongan Saat Memberangkatkan Jenazah Pendekar Besar KH Ahmad Kasuwi Thorif, MA

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Orang cerdas adalah orang yang mempersiapkan kematian, sementara orang bodoh adalah orang yang lalai terhadapnya. Demikian Pesan Ketua PDM Lamongan saat memberangkatkan jenazah Pendekar Besar KH Ahmad Kasuwi Thorif, MA

Tepat pukul 09.00, jenazah Pendekar Besar KH Ahmad Kasuwi Thorif, MA
diberangkatkan dari rumah duka menuju Masjid Taqwa Godog kecamatan Laren untuk dishalatkan. Jarak rumah duka dan masjid Taqwa sekitar 300 meter.

Sebelum pemberangkatan, Drs. Shodikin, M.Pd. Ketua PDM (Pimpinan Daerah Muhammadiyah) Lamongan mewakili keluarga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan almarhum selama hidupnya. Sebagai manusia tentu di sana sini ada kekhilafan.

“Kami atas nama keluarga Bapak Kyai Ahmad Kasuwi Thorif, mohon maaf sebesar besarnya bila beliau punya salah dan khilaf,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Lamongan ini

Ia mengenang Pendekar Besar Ahmad Kasuwi Thorif sebagai sosok yang sangat berjasa dalam membentuk karakter pemuda serta memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan Muhammadiyah.

“Beliau sebagai sosok yang sangat berjasa dalam membentuk karakter pemuda serta memberikan kontribusi besar bagi masyarakat dan Muhammadiyah Lamongan,” tambah pria yang menjabat Pengurus MUI Kabupaten Lamongan ini.

Selanjutnya, arak-arakan jenazah menuju masjid berlangsung penuh haru. Ratusan jamaah mengiringi perjalanan tersebut, memenuhi sepanjang jalan desa Godog. Kader Tapak Suci yang beratribut merah merah mendominasi arak-arakan jenazah.

Sesampainya di masjid, jenazah disemayamkan untuk dishalatkan. Meskipun memiliki dua lantai, masjid Taqwa ini tak mampu menampung sejumlah pelayat yang membludak, shalat jenazah dilakukan dalam tiga tahap. Suasana khusyuk dan haru menyelimuti prosesi tersebut.

Usai sholat jenazah, dilaksanakan dua sambutan. Pertama disampaikan oleh KH Shodikin M.Pd. mewakili keluarga. Sambutan kedua diwakili Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, SH MSi mewakili Kader Tapak Suci

KH Shodikin dalam sambutannya di masjid kembali mengucapkan terima kasih kepada seluruh jamaah yang telah bertakziyah dan mensalatkan Pendekar Besar KH Ahmad Kasuwi Thorif. Ia memohon doa agar almarhum diterima di sisi Allah Swt

Dalam pesan yang menyejukkan namun menggugah, ia mengingatkan bahwa orang cerdas adalah orang yang mempersiapkan kematian, sementara orang bodoh adalah orang yang lalai terhadapnya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda, termasuk kader Tapak Suci agar meneruskan kebaikan, cita-cita, serta gagasan besar yang selama ini diperjuangkan almarhum.

“Generasi muda, termasuk kader Tapak Suci agar meneruskan kebaikan, cita-cita, serta gagasan besar yang selama ini diperjuangkan almarhum Pendekar Besar KH Ahmad Kasuwi Thorif, MA,” pungkasnya

Reporter Fathurrahim Syuhadi