SURABAYA lintasjatimnews – Ekosistem kemitraan antara kampus dan industri menjadi prioritas yang perlu diperkuat terus menerus. Itu mengapa kolaborasi merupakan kunci kerja sama, agar kampus dapat lebih berdampak pada masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, yang siang ini berkunjung ke booth pameran PENS, bersama Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek Prof. Dr. Khairul Munadi, ST, M.Eng. pada acara penutupan Pameran Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi (KPPTI) 2025 yang dilaksanakan di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Surabaya (21/11).
“PENS cukup dikenal oleh masyarakat, bahkan menjadi kampus yang menonjol dari sisi inovasi dan teknologi. Jadi lewat kolaborasi ini tentunya akan dapat ditemukan berbagai solusi atas permasalahan. Nah, disatu sisi hubungan dengan mitra industri berjalan dengan baik, mendorong ekosistem inovasi dan teknologi yang lebih kondusif,” kata Tedi.
Upaya memperkuat ekosistem sains dan teknologi Indonesia, di bidang kedirgantaraan juga ditunjukkan melalui agenda peresmian kesepakatan kerja sama. Pada Kamis, 20 November 2025 kemarin, bertempat di Ruang 801 Gedung Pendidikan, Rektorat Universitas Negeri Surabaya, Direktorat Bina Talenta Sains dan Teknologi memfasilitasi penandatanganan naskah kerja sama antara Limited Liability Company “SPUTNIX” (LLC “SPUTNIX”) / AFK Sistema dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan SPUTNIX Mr. Alexey Katkov pimpinan perguruan tinggi, termasuk dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Diwakili langsung oleh Direktur, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., PENS berkomitmen untuk memperkuat kerja sama internasional di sektor teknologi antariksa. Sementara dari pihak SPUTNIX Rusia yang diwakili oleh Mr. Alexey Katkov, pimpinan resmi perusahaan yang bergerak dalam pengembangan teknologi satelit dan wahana antariksa.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak membuka peluang kolaborasi strategis di berbagai bidang, mulai dari pengembangan teknologi satelit, program inovasi bersama, pertukaran informasi, hingga inisiatif riset dan pengembangan talenta vokasi. Kolaborasi PENS dengan SPUTNIX diharapkan menjadi langkah maju dalam memperluas peran perguruan tinggi vokasi Indonesia di kancah teknologi kedirgantaraan global.
Reporter: ahmadh








