Wujudkan Kampus Berdampak, PENS Gelar Pameran Inovasi

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews – Menutup akhir tahun 2025 ini, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) aktif menggelar pameran. Pameran ini merupakan bentuk dukungan PENS dalam mewujudkan Kampus Berdampak, sebagaimana disampaikan Dr.-Ing, Ir. Arif Irwansyah, ST, M.Eng. Direktur PENS di sela-sela acara PENSASI Berdampak 2025, yang dibuka untuk umum, hari ini (19/11). 

Bertempat di Gedung Pasca Sarjana Terapan Kampus PENS, pameran yang berlangsung ini turut dimeriahkan pula dengan rangkaian kegiatan lain seperti Career Expo, PENS Fest, Forum Guru BK, Workshop Elektronika, dan diramaikan pula dengan kompetisi video reels dan game.

Acara yang dibuka secara resmi oleh Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek ini dihadiri oleh ratusan siswa dan guru SMA, SMK dan MA di Jawa Timur, serta beberapa Mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri. Turut hadir pula, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai.

Dalam sambutannya, Beny Bandanadjaja menyampaikan apresiasinya terhadap karya-karya yang dipamerkan. “Saya mendapat informasi bahwa dalam acara ini ditampulkan lebih dari 130 karya inovasi unggulan dari Mahasiswa, Dosen dan Mitra Industri PENS. Ini adalah pencapaian yang luar biasa,”kata Beny.

Menurut beliau, PENS telah membuktikan bahwa perguruan tinggi vokasi bukan sekedar mencetak  lulusan dengan kemampuan teknis, tetpai juga melahirkan solusi, teknologi tepat guna, dan start up yang menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Beny pun lantas berpesan kepada civitas akademika PENS agar ke depan tetap berinovasi, dan terus memberi dampak, melalui berbagai karya inovasi yang ‘hidup’, yang dipakai, dirasakan dan sangat membantu masyarakat. 

PENSASI Berdampak 2025 ini melibatkan ratusan civitas akademika yang memamerkan karya dan inovasinya di beberapa lokasi berbeda, yaitu di lantai 6, lantai 5, lantai 1 Gedung Pasca Sarjana Terapan, Selasar Perpustakaan Gedung D3, dan Gedung Serbaguna, serta Ruang pertemuan Gedung Smart Automation Work.  

Partisipasi PENS pada Expo Pendidikan Tinggi Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi (KPPTI) 2025 Selain agenda tahunan PENSASI, pada saat yang bersamaan PENS juga menjadi salah satu peserta Pameran Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi (KPPTI) 2025 yang dilaksanakan di Graha Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus Lidah Surabaya.

Acara yang diselenggarakan sebagai ruang konsolidasi nasional untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi bangsa, dunia usaha, industri, serta pembangunan bangsa Indonesia ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, ST, M.Eng, Ph.D.

PENS yang menempati 3 stand pameran memamerkan 3 inovasi, diantaranya: Teknologi motor Axial Flux, Smart Odontogram penunjang kesehatan gigi dan mulut, serta Batik Arise, sebuah aplikasi pengenalan batik tradisional, menggunakan teknologi Augmented Reality. Di sisi lain, ada pula 1 karya inovatif, Otak-atik Merah Putih, sebuah game edukatif yang memperoleh dukungan hibah Program TeraSaintek, Direktorat Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi (DitminatSaintek), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Animo pengunjung pameran terlihat cukup tinggi di area stand PENS. Selain ingin mengetahui produk dan inovasi yang dipamerkan, mereka juga ingin mencoba secara langsung produk tersebut. 

Johanna, salah satu pengunjung pameran menyampaikan jika PENS menjadi salah satu stand yang ingin dikunjunginya. 

“Saya penasaran apa saja yang dipamerkan di kampus politeknik terbaik di Indonesia. Ternyata, bagus inovasinya, unik dari sisi ide sekaligus berbau kental terknologi,” kata Head IT Support dari sebuah Perusahaan swasta ini.

Hadir pula di lokasi stand PENS, Prof. Dr. Khairul Munadi, ST, M.Eng Direktur Jenderal Pemdidikan Tinggi, Prof. Dr. Ahmad Najib Burhani Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Perwakilan Komisi X DPR RI. 

“Saya yakin di masa mendatang, PENS dapat menjadi pusat inovasi dan penggerak ekonomi bangsa. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Dari situ, ekosistem pendidikan tinggi akan terbentuk dan semakin kuat, untuk menyelesaikan berbagai persoalannya. Dan tentunya sejajar dengan bangsa lainnya dari sisi penguasaan teknologi terapan. Menjadi PENS Berdampak,”tegas Direktur PENS. 

Reporter: ahmadh