SDN 2 Sumberjo Jadi Tuan Rumah OJT-3 Diklat Pembelajaran Mendalam Guru SD Lamongan-7

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – SD Negeri 2 Sumberjo, Kecamatan Sarirejo, menjadi tuan rumah pelaksanaan On The Job Learning (OJT) 3 Diklat Pembelajaran Mendalam bagi Guru SD Kelas Lamongan-7 pada Senin (17/11/2025). Kegiatan ini diikuti 28 guru SD dari Kecamatan Deket, Sarirejo, dan Tikung. Bertindak sebagai fasilitatornya, Eka Mey Puji Rahayu, M.Pd. (Kepala SDN Candi, Sambeng) dan M. Said, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMP Negeri 3 Babat).

Kegiatan OJT 3 difokuskan pada observasi praktik pembelajaran, yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas kecil dan kelas besar. Setiap kelas diobservasi oleh satu fasilitator bersama 13 peserta diklat lainnya. Setelah observasi, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi dan evaluasi pembelajaran. OJT berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.30 WIB, ditutup dengan diskusi untuk mempersiapkan agenda In-2, Talk Show, dan Showcase sebagai rangkaian akhir diklat selama tiga bulan tersebut.

Kegiatan diawali penyambutan peserta oleh grup drumband SDN 2 Sumberjo. Setelah itu dilanjutkan opening ceremony, sambutan dari kepala sekolah, sambutan fasilitator, serta penampilan selingan dari grup Al-Banjari SDN 2 Sumberjo.
Menariknya, salah satu peserta diklat tercatat sebagai alumni SDN 2 Sumberjo, sehingga atmosfer kegiatan terasa makin hangat dan penuh kebanggaan.

Dalam sambutannya, Kepala SDN 2 Sumberjo, Pardi, S.Pd. menceritakan transformasi besar sekolahnya selama 1,5 tahun terakhir. Ia menyebut bahwa SDN 2 Sumberjo dulunya dikenal kumuh dan tidak tertata.

“Sekolah ini dulu tampak kumuh dan tidak nyaman. Dengan jumlah murid hanya 52 anak, kami harus memutar otak dan bekerja keras untuk memperbaiki lingkungan. Bersama wali murid, kami bergotong royong menggalang dukungan dana dari wali murid dan alumni agar SDN 2 Sumberjo berubah menjadi lingkungan belajar yang bersih, asri, dan indah,” ujar Pardi.

Ia juga menjelaskan tentang toilet SANTERA, spot unik yang menjadi perhatian peserta OJT. Dulunya toilet tersebut gelap dan menyeramkan, namun kini disulap menjadi taman kecil ala Santera De Laponte yang menawan, lengkap dengan ruang sanitasi yang sehat dan representatif. SANTERA menjadi icon layanan SDN 2 Sumberejo. SANTERA ala SDN 2 Sumberjo merupakan akronim dari kalimat “Sekolah Asri Nyaman Tanggung Jawab Ekologi RAsa Memiliki

Perwakilan fasilitator, M. Said, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan kekagumannya terhadap SDN 2 Sumberjo.

“Saya terkesan dengan SDN 2 Sumberjo. Meskipun jumlah siswanya hanya 52 dari kelas 1 sampai 6, sekolah ini mampu memiliki ekstrakurikuler drumband dan Al-Banjari dengan penampilan yang sangat baik. Anak-anak dari yang kecil hingga yang besar bisa memainkan alat drumband dengan cekatan. SDN 2 Sumberjo, sekolah kecil yang penuh prestasi,” ujar Said.

Ia juga memuji kualitas pelayanan sekolah terhadap tamu dan peserta didik.
“Pelayanan terbaik selalu lahir dari hati yang ikhlas. Hari ini kami merasakannya dari keluarga besar SDN 2 Sumberjo. Lingkungan sekolah yang bersih, asri, dan penuh cinta mencerminkan kepemimpinan sekolah yang berpihak pada peserta didik dan mendukung pembelajaran mendalam,” tambahnya.

Kegiatan OJT-3 berjalan dalam suasana serius namun santai. Mulai dari penyambutan drumband, lantunan Al-Banjari yang menyejukkan, hingga jamuan penuh kehangatan, semuanya memberi kesan positif bagi peserta diklat.

Para peserta juga menikmati pemandangan sekolah yang asri, serta terinspirasi oleh komitmen sekolah dalam membangun lingkungan belajar berkualitas. Tak heran bila sejumlah kepala sekolah langsung mengunjungi area taman SANTERA untuk melihat lebih dekat inovasi yang dilakukan.

Kegiatan OJT-3 ini tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran, tetapi juga menguatkan semangat kolaborasi dan kemitraan antar sekolah demi mewujudkan pembelajaran mendalam di Kabupaten Lamongan.

Kontributor: M. Said