Panceng Gelar Sedekah Bumi sebagai Kearifan Lokal Bentuk Syukur pada Alam

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews – Kearifan lokal di era globalisasi dan modernisasi bisa tergeser oleh pengaruh budaya luar sehingga jika tidak kita lestarikan maka nilai-nilai kearifan lokal bisa tergeser, perubahan gaya hidup dari masyarakat itu juga sangat berpengaruh pada pelestarian tradisi

Strategi untuk kelestarian tradisi yaitu melalui pendidikan formal ataupun non formal serta memanfaatkan teknologi media sosial, dokumentasi digital ataupun platform online yang mempromosikan dan melestarikan kearifan lokal.

Panceng adakan giat rutin setiap tahun nya Sedekah Bumi di Sumur Boto
(Sumur bata merah/Jawa) Sumur tua yang terletak di dalam kawasan Hutan Perhutani KPH Tuban masuk pada Dusun Panceng, Surowiti Gresik, (21/08/25).

Antusias masyarakat Dusun Panceng dengan sedekah bumi mensyukuri sumber air untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Maraknya pembangunan pabrik gedung dan perumahan membuat Kabupaten Gresik kehilangan hutan yang selama ini menjadi sumber kehidupan makhluk hidup dan Panceng menjadi satu-satunya hutan di Kabupaten Gresik.

H.Suradi salah satu sesepuh Dusun pada acara tersebut menceritakan cikal bakal Sumur Boto dan menghimbau pada semua masyarakat untuk menjaga kelestarian di sekitar sumur supaya debet air bisa stabil sehingga sumber sumur tidak bisa kering.

Acara dihadiri KRPH Panceng,Kanit Binmas Polsek Panceng,Perangkat Desa, Kepala KUA, Kepala Sekolah Dasar setempat dan masyarakat dari beberapa dusun sekitar Sumur Boto.

Reporter: Sri k