Mengintip Persiapan Riyayan Agung 2025 Desa Sendangagung, Begini Kesibukan Warganya

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Riyayan Agung atau Kluputan(halal bi halal) dan Kupatan(menikmati ketupat) akan digelar oleh Pemerintahan Desa (Pemdes) Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur pada hari Raya Kupatan atau 7 hari pasca Idul Fitri 1446 Hijriyah di Watungkal Edupark Sendangagung (WES), Senin 7 April 2025.

Kegiatan rutin tahunan ini diadakan dalam rangka silaturrahim bersama sambil menikmati ketupat yang disiapkan masing-masing tiap RT di desa yang berjarak 3 Kilo Meter dari kota kecamatan Paciran.

RT 06 RW 02 yang berlokasi persis di Barat Watungkal telah menyiapkan 3 Gidang (kurang lebih 80 ketupat), dan ketupat ini telah digarap oleh warganya secara bergotong royong dengan suka rela dan penuh guyub rukun pada Sabtu (5/4/2025).

Ketua RT 06 RW 02 Sendangagung, Dian Tri Marta berhasil menggerakkan warganya menyiapkan segala sesuatunya demi suksesnya Riyayan Agung, sambil diiringi senda gurau dan camilan rujak nanas, jajanan lebaran dan krupuk, ketupat 3 Gidang itu berhasil dibuat dalam waktu kurang 2 jam oleh 19 warga RT setempat.

Proses pembuatan urung (rangka ketupat) dan merebusnya (godog ketupat) dilaksanakan di rumah Murti Arista Kumala Dewi atau biasa disapa Murti, adapun proses masak sambal, lodeh dan lauk pendamping ketupat di rumah Ketua RW 02, H Nur Hafidz Effendi Taman.

Keunikan dari ketupat khas Sendangagung ini adalah terbuat dari pupus (daun muda) Siwalan atau lontar, sehingga ketupat berukuran lebih besar dari pada ketupat yang terbuat dari daun kelapa.

Selain aromanya khas sedapnya, ketupat dari daun lontar ini juga lebih mudah dalam proses pembuatannya karena tidak licin dan tidak mudah selip, dan satu lagi, penampakannya lebih natural memikat hati tidak kemerahan seperti kalau terbuat dari daun kelapa.

Hal ini diakui oleh salah satu warga RT 06 RW 02 yang domisili di Barat Masjid An-Nur, Roro Iswati atau istri Ali Mahzubi yang dikenal giat dan rajin dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini.

Ikhwanus Syarif yang duduk di depan Roro Iswati juga sependapat dengan pengakuan Roro Iswati ini, menurut suami Yuli Asih bahwa kupat Sendangagung ini dikenal jumbo dan sedap rasanya.

Reporter Gondo Waloyo.