Pelantikan HIPMI Lamongan, Harapan Baru Bangkitkan Perekonomian

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Lamongan Masa Bakti 2024-2027 dilantik. Kegiatan ini bertempat di Command Center Pemkab Lamongan, Sabtu (22/6/2024).

Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jawa Timur, Rois Sunandar Maming melantik BPC HIPMI Lamongan Masa Bakti 2024-2027. Pelantikan ini disaksikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi

Sementara itu, Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Lamongan Aindra Imawan menyebutkan, ia berkomitmen membangun HIPMI lebih baik dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah dan stakeholder lainnya.

“Di era perkembangan zaman sekarang, sebagai pengusaha harus aware, adaptif, dan kreatif, terus melakukan inovasi dan melihat peluang apa yang bisa kita kembangkan khususnya di Kabupaten Lamongan. Potensi Lamongan luar biasa tinggal kita memanfaatkan,” tutur Aindra.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya menyampaikan dengan kepengurusan yang baru, berharap HIPMI Lamongan mampu menggali dan mengoptimalkan berbagai potensi Kabupaten Lamongan demi membangkitkan perekonomian.

“Saya punya harapan besar kepada teman-teman pengusaha muda agar menangkap potensi, dikelola, dikembangkan sebaik-baiknya, dan akan menjadikan Lamongan yang jaya,” ujar Bupati Lamongan Yuhronur

Lebih lanjut Bupati Lamongan Yuhronur menjelaskan, sebagai kabupaten dengan letak geografis yang strategis, termasuk menjadi bagian dari wilayah aglomerasi Gerbangkertosusila, Lamongan kaya akan potensi ekonomi. Salah satunya dari sektor pertanian, yang berkontribusi sebesar 35% terhadap PRDB (Produk Domestik Regional Bruto)

“PDRB merupakan salah satu perangkat data ekonomi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja pembangunan ekonomi suatu wilayah (provinsi maupun kabupaten/kota),” tegas mantan Sekda Lamongan ini

Ditambahkan Bupati kelahiran Karanggeneng Lamongan ini bahwa Lamongan merupakan penghasil beras atau lumbung pangan nasional nomor 6 nasional dan nomor 1 di Jatim. Sektor perikanan juga terbesar baik budidaya maupun tangkap dan menjadi penyangga baik di pulau Jawa maupun lainnya.

Tak hanya di sektor pertanian dan perikanan, Bupati Yuhronur juga menyoroti potensi Lamongan dari sektor kuliner. Berbagai upaya telah ditempuh Pemkab Lamongan untuk terus mengembangkan potensi Lamongan.

“Termasuk pendaftaran paten untuk kuliner asli Lamongan, yakni merek Soto Lamongan, Pecel Lele Lamongan, Wingko Babat Lamongan, dan Sego Boranan Lamongan,” pungkas doktor lulusan Universitas Brawijaya Lamongan

Reporter Fathurrahim Syuhadi