Semarak Kegiatan Kurban di Komunitas Pesisir Paciran Lamongan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pengurus Besar Nahdhatul Ulama, dan Pemerintah RI yang menerapkan Hari raya Idul Adha jatuh pada hari Senin (17/6/2024). Disambut suka cita umat Islam di nusantara untuk merakan bersama-sama dengan memadati lapangan dan masjid yang diselenggarakan panitia setempat.

Selesai melaksanakan salat Idul Adha dengan khusuk, umat Islam melanjutkan kegiatan menyembeli hewan kurban meneruskan syariat Nabi Ibrahim AS yang diteruskan Nabi Muhammad SAW. Selama tiga hari umat Islam berkesempatan untuk berkurban dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dengan media berkurban.

Pantauan reporter lintasjatimnews.com semarak kegiatan Idul Adha atau Idul Kurban terlihat di komunitas pesisir atau warga nelayan Desa Paciran, Lamongan. Hal ini terlihat dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban. Wilayah pesisir desa Paciran meyoritas dihuni warga nelayan membentang membentang sekitar 500 meter.

Terdapat tiga masjid dan enam musallah yang menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban. Pengurus dan takmir membentuk panitia khusus menangani kurban dengan sistem arisan atau menabung harian, mingguan, dan bulanan dengan tenggang waktu penarikan selama sebelas bulan.

Sistem menabung ternyata sangat efektif sehingga setiap tahun pelaksanaan kurban di komunitas nelayan desa Paciran sangat semarak. Setiap tahun warga dan jamaah yang ingin kurban senantiasa senantiasa mengalami peningkatan. Tahun 2024 jumlah hewan kurban sebanya 53 ekor sapi dan 59 ekor kambing, jika dibandingkan tahun sebelumnya mengalami peningkatan.

Berikut ini daftar hewan kurban yang dikelola masjid dan musalla di kawasan pantura Desa Paciran Lamongan:

  1. Masjid At Taqwa (8 ekor sapi)
  2. Masjid Nadwatul Islam (8 ekor sapi dan 8 ekor kambing)
  3. Masjid Baitul Jannah (7 ekor sapi dan 5 ekor kambing)
  4. Musalla Miftahul Huda (2 ekor sapi dan 8 ekor kambing)
  5. Musalla Nurul Iman (3 ekor sapi dan 5 ekor kambing)
  6. Musalla Al Kautsar (3 ekor sapi dan 4 ekor kambing)
  7. Musalla Rahmat (10 ekor sapi dan 7 ekor kambing)
  8. Musalla Darul Makwa (6 ekor sapi dan 14 ekor kambing)
  9. Musalla Al Jihad (6 ekor sapi dan 8 ekor kambing)

Muri, selaku pantia pengelola kurban Musalla Rahmat, mengatakan, “Alhamdulillah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di kawasan pantura Paciran berjalan sukses dan lancar. Di musalla yang saya kelola terdapat 10 ekor sapi dan 7 kambing merupakan hasil urunan dengan sistem menabung. Partisipasi terbanyak dari jamaah ibu-ibu,” katanya.

Hewan kurban tersebut ada yang disembelih hari pertama (17/6/2024) dan hari kedua (18/6/2024) tergantung kesepakatan masing-masing panitia. Daging kurban sapi dan kambing dibungkus biasanya dibagikan kepada jamaah masjid/musalla, tetangga masjid/musalla, tentangga RT/RW, tokoh msyarakat, imam masjid, muadzin, donatur masjid/musalla, panitia, serta seluruh yang terlibat dalam rangkaian kegiatan masjid.

Reporter: Efendy