Kirab Pataka dan Pasamuan Agung Hari Jadi Lamongan Ke 455

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Kirab Pataka dan Pasamuan Agung Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 455 merupakan tonggak pembangunan Lamongan berkelanjutan. Acara ini berlangsung, Ahad (26/5/2024)

Tepat berusia 455 tahun pada hari Ahad 26 Mei 2024, Kabupaten Lamongan menggelar Kirab Pataka Lambang Daerah dan Pasamuan Agung. Berlangsung dengan khidmat dan disambut antusias oleh masyarakat Lamongan, prosesi ini diharapkan menjadi perlambang spirit pembangunan Lamongan yang berkelanjutan.

Kirab Pataka Lambang Daerah diawali dengan pelepasan selubung Pataka dan pemasangan Oncer Sesanti oleh Ketua DPRD Lamongan Abdul Ghofur. Setelah itu, dilaksanakan Upacara Penyerahan Pataka kepada Bupati Lamongan di halaman Gedung DPRD setempat.

Dengan menaiki kereta kuda, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama jajaran Forkopimda beserta istri berkeliling kota Lamongan untuk mengarak Pataka Lambang Daerah. Masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan menyambut Pataka sekaligus jajaran Forkopimda

Kirab Pataka semakin meriah karena diramaikan juga dengan penampilan Drumband Poltek Pelayaran Surabaya, kesenian Tongklek, hingga Jaran Jenggo. Tak berhenti di situ, di akhir perjalanan Pataka, rombongan disambut dengan Cucuk Lampah diantar menuju Pendopo Lokatantra untuk melakukan prosesi Pasamuan Agung.

Setelah menyemayamkan Pataka Lambang Daerah pada momen Pasamuan Agung, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak para hadirin untuk merawat semangat dan cita-cita pemimpin pertama Lamongan, yakni Ronggohadi, atau biasa dikenal Mbah Lamong dalam memajukan Lamongan.

Beliau juga menyebutkan pentingnya meneladani sifat kepemimpinan sosok dengan nama lain Adipati Surajaya tersebut yang telah berhasil membangun masyarakat Lamongan pada masanya.

“Adicoro wisudan meniko amargi Ronggohadi, saget nggulowentah: ngeramut, ngerumat lan ngemong. kabukten saget ndadosaken pranatan gesang masyarakat kraos adem, ayem, tentrem lan religious,” ucap Bupati Yuhronur menggunakan bahasa Jawa.

Lanjut Bupati Yuhronur Kapribaden ronggohadi pancenipun wibowo, wicaksono, lan saget ngemong ugi damel remenipun manah poro kawulo, milo poro kawulo tuhu tresno. Kawulanipun tansah “lam-lamen” dumateng kesaenanipun.

Bupati Yuhronur juga berharap, dengan usia Lamongan yang menginjak 455 tahun, pembangunan dapat terus berlanjut. Hal itu diwujudkan dengan kualitas SDM yang semakin mumpuni, masyarakat yang semakin harmonis, dan perekonomian yang terus bertumbuh.

Selepas Pasamuan Agung, dilaksanakan Resepsi HJL di Alun-Alun Lamongan. Diwarnai dengan Panggung Hiburan Rakyat, yakni campursari, dengan mengundang penyanyi kondang, Niken Salindry, acara ini berhasil mengundang sukacita masyarakat Lamongan yang memenuhi alun-alun.

Reporeter Fathurrahim Syuhadi