Bulan Ramadhan, IMI Jatim Berbagi Berkah kepada Warga Kurang Mampu

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews.com – Di bulan Ramadhan yang penuh rahmat dan berkah ini sudah sepatutnya diisi oleh kegiatan ibadah maupun kegiatan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat. Yang salah satunya dilakukan oleh para pengurus ikatan motor Indonesia (IMI) Jawa Timur. Bertempat di kantor IMI Jatim di daerah Manyar, Menur Pumpungan, IMI Jatim menggelar kegiatan berupa santunan dan buka bersama dengan para anak yatim, dhuafa,dan para janda, Minggu (24/03/2024).

Total yang hadir ada sekitar 80 orang yang terdiri dari anak yatim, dhuafa, dan para janda, mereka semuanya merupakan warga sekitar Pumpungan. Kegiatan yang bertajuk”IMI Jatim Berbagi Berkah” ini memang sudah menjadi agenda tahunan IMI Jatim pada saat bulan Ramadhan tiba. Acara dibuka sejak pukul 15.30 dan diikuti oleh para janda, anak yatim, dhuafa dengan hati gembira. Sebelum berbuka puasa bersama, kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran,dan tausyiah pengajian bertema sedekah.

Hadir juga Ketua IMI Jatim, Bambang Haribowo, para pengurus IMI Jatim, juga tampak hadir para club/ komunitas motor. Bambang Haribowo mengatakan,jika kegiatan santunan dan buka bersama ini sudah rutin dilakukan setiap tahun, dan semua pengurus IMI Jatim ikut berpartisipasi penuh dalam mensukseskan kegiatan ini. “Pengurus yang datang ada sekitar 50 persen, kami juga mengundang 50 club motor untuk hadir, ya sambil ajang silaturahmi juga,” ujarnya.

Bambang kapten, panggilan akrabnya mengatakan, jika kegiatan seperti ini harus terus dilakukan, mengingat masih banyak orang yang butuh bantuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Saya juga minta doa restu kepada masyarakat Jawa Timur agar di PON 2024 atlet balap binaan kita bisa menyabet medali emas,” ujarnya.

Seperti diketahui berbagai event otomotif internasional sukses diselenggarakan oleh IMI, antara lain: agenda tahunan Asia talent cup dan world superbike Mandalika, Moto GP di Mandalika, formula E di Jakarta dll.

Ia juga berharap secepatnya kepada Pemkot Surabaya khususnya Walikota Eri Cahyadi agar secepatnya memperbaiki sirkuit GBT, karena selama ini pihaknya belum bisa menggunakan sirkuit tersebut untuk latihan. Sebab,belum layak digunakan. “Beberapa waktu lalu kita sampai latihan di Semarang,ya karena sirkuit disini belum bisa digunakan,” paparnya

Reporter Budi