LAMONGAN Lintasjatimnews.com – Senin, 4 Maret 2024 sebuah inovasi baru dalam menunjang program sekolah Adiwiyata. Hari ini hadir memberikan nuansa baru dengan diresmikannya Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran.
Peresmian ini dihadiri oleh kepala SMP Negeri 1 Sugio Yuni Dwi Kustantini, S.Pd., M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Mar’atus Sholihah, S.Pd., Tim Sukses Sekolah Adiwiyata Gandes Septina Rahayu, S.Pd., Zuhrotun Nisak, S.Pd., Rumi, S.Pd., dan Heny Siswati, M.Pd.
Tim sukses sekolah Adiwiyata Gandes Septina Rahayu, S.Pd. mengatakan bahwa konsep Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran adalah Gerai tanpa penjaga dan siswa membayar serta mengambil kembalian sendiri sesuai nilai barang yang dibeli. Untuk saat ini Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran baru sekedar menyediakan minuman olahan sehat dari hasil TOSA (Tanaman Obat Sekolah) dan itupun masih dikreasikan lagi.
“Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran ini adalah Gerai yang tidak ada penjaganya, sehingga siswa ketika membeli sesuatu dapat mengambil barang serta kembalian sendiri sesuai nilai barang yang dibeli. Untuk awal ini Gerai masih hanya menyediakan minuman olahan sehat dari hasil tanaman obat sekolah atau TOSA,” terangnya.
Zuhrotun Nisak, salah satu anggota tim sukses Sekolah Adiwiyata yang bertugas menyiapkan bahan yang akan dijual mengemukakan bahwa Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran menjadi salah satu langkah positif dalam memberikan pemahaman budaya anti korupsi dan menumbuhkan sikap jujur bagi kalangan pelajar.
“Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran ini diharapkan menjadi salah satu langkah positif dalam memberikan pemahaman budaya anti korupsi dan menumbuhkan sikap jujur bagi kalangan pelajar di SMP Negeri 1 Sugio,” katanya.
Sebelum Gerai diresmikan, Shodikin, S.Ag. ketika menjadi pembina upacara bendera hari Senin sudah memberikan informasi kepada siswa dengan harapan bahwa karakter siswa-siswi SMP Negeri 1 Sugio akan tumbuh dimulai dari pembiasaan.
“Dimulai dari hal kecil di Gerai 4 Sehat 5 kejujuran, bayar dan ambil kembalian sendiri mudah-mudahan siswa-siswi SMP Negeri 1 Sugio akan memiliki karakter yang jujur dan mandiri serta kedepan akan tumbuh menjadi generasi anti korupsi yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara ini,” sambutnya.
Sebagai pesan penutup pada upacara bendera saat itu, Shodikin, S. Ag. menyampaikan, “Ingat CCTV sekolah tidak ada apa-apanya dengan CCTV Allah,” yang mana ucapan itu mendapat tepuk tangan meriah oleh siswa siswi SMP Negeri 1 Sugio.
Tepat saat jam istirahat pertama Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran dibuka oleh Kepala sekolah, Yuni Dwi Kustantini, S.Pd., M.Pd. dengan ditandai pemotongan pita.
Pada kesempatan itu kepala sekolah menyatakan pesan bahwa sekolah tidak boleh hanya berhenti pada pemberian materi teori semata, tetapi sekolah harus berupaya bagaimana agar norma kejujuran benar-benar diterapkan kedalam dunia nyata atau dalam bahasa kerennya sekolah tidak boleh hanya berhenti pada proses “learn to know” tetapi harus sampai pada “learn to do”.
“Siswa belajar membayar makanan dan minuman sesuai dengan harga yang ditentukan tanpa pengawasan siapa pun, mereka belajar berdisiplin antri tanpa harus dikomando, mereka belajar menerapkan cara makan dan minum sesuai adab yang benar tanpa diperingatkan, mereka bertanggung jawab dengan kebersihan dan kesehatan Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran tanpa diintimidasi dan lain sebagainya,” ucapnya dengan penuh semangat.
Pada kesempatan terpisah Rumi, S.Pd. menyampaikan bahwa keuntungan yang didapatkan dari transaksi jual beli di Gerai 4 Sehat 5 kejujuran semua akan dikembalikan kepada sekolah untuk pembelian tanaman yang akan digunakan sebagai Tosa.
Gerai 4 Sehat 5 Kejujuran yaitu gerai yang menyediakan olahan makanan dan minuman dengan bahan yang berkwalitas, proses higienis, kemasan non plastic, dan bebas 5 P (pengenyal, perasa, pengawet, pemanis, pewarna).
Reporter: Winarto









