LAMONGAN lintasjatimnews.com – Pondok Pesantren Al Ishlah Sendangagung Paciran Lamongan Jawa Timur mengadakan perkemahan untuk kelas 12 Madrasah Aliyah Al Ishlah dan kelas 9 SMPM 12 Sendangagung. Acara pelepasan kemah digelar di halaman MA Al Ishlah, Ahad pagi,17/12/2023.
Perkemahan yang dilaksanakan di bumi perkemahan Puncakwangi Babat Lamongan ini berjumlah 679 santri dan berlangsung Ahad sampai Selasa, 17-19/12/2023.
Dalam acara pelepasan ini, Drs KH Muhammad Dawam Sholeh, pengasuh dan pendiri Ponpes Al Ishlah Sendangagung ini berpesan agar tetap giat beribadah dan beramal saleh dan memohon agar perkemahan ini dijadikan bekal untuk kematangan jiwa santri, sehingga santri Al Ishlah Sendangagung melahirkan pemimpin tangguh dan tidak pemimpin rapuh.
Dalam kesempatan ini kiai yang juga anggota Badan Wakaf Gontor ini menguraikan asal kata kemah,
“Kata kemah itu berasal dari bahasa arab, yaitu “khoimah,” terang Ustadz Dawam kepada anak-anak sebelum pelepasan keberangkatan kemah. “Pramuka ini bisa melatih kepeminpinan anak-anak, lebih ulet lebih rajin dan disiplin” tambah kiai kelahiran 9 November 1953 ini.
Sementara itu, Ustadz Habib Chirzin SP, Pembina Gudep Ponpes Al Ishlah yang sekaligus Ketua staf pembinaan santri putra membakar semangat peserta kemah dengan yek yel yang diikuti dengan gemuruh santri yang bersautan.
Ustadz yang asli Modo Lamongan ini juga menguraikan jumlah peserta kemah.
Kels 9 SMPM 12 Putra 181 dan Putri 193. Total = 374. Madrasah Aliyah Al Ishlah Kelas 12 Putra 141 dan Putri 163. Total = 305.Total Putra 322 dan Putru 357. Total peserta kemah 679 santri.
“Peserta kemah berangkat jam 08.30 dengan diangkut 17 armada truk dan dikawal 1 ambulan mengangkut tim tenaga medis dari klinik Al Ishlah” pungkas ayah 3 anak ini.
Reporter; Gondo Waloyo.









