PDM Lamongan Selenggarakan Capacity Building, Ini yang Dibicarakan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan mengadakan Capacity Building. Kegiatan ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Lamongan, Ahad (22/10/2023)

Sebanyak 350 orang peserta yang terdiri dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Unit Pembantu Pimpinan (UPP) PDM Lamongan, Ortom (Organisasi Otonom) sedaerah Lamongan dan Pimpinan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah) Lamongan. Peserta juga berasal dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah sedaerah Lamongan untuk mengikuti Capacity Building.

Capacity Building ini dibuka oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan KH Shodikin MPd. Beliau mengapresiasi atas kehadiran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Lamongan, Pimpinan Ortom dan para UPP PDM Lamongan

Lanjutnya, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut Capacity Building yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Trawas Mojokerto beberapa bulan lalu. Capacity Building tingkat wilayah diikuti oleh para Pimpinan Daerah Muhammadiyah se Jawa Timur.

“Pentingnya mengikuti Capacity Building bagi peserta dalam rangka penguatan pondasi berorganisasi dalam persyarikatan Muhammadiyah. Para pimpinan Muhammadiyah harus memahami tupoksi dan program kerja,” ungkap Ketua Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Lamongan.

Ditambahkan mantan Sekretaris PDM Lamongan ini, bahwa menjadi pimpinan Muhammadiyah harus banyak belajar dan membaca. Termasuk pedoman dan keputusan organisasi yang ditetapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“AD ART, Muqodimah Aggaran Dasar Muhammadiyah, MKCH (Matan Keyakinan dan Cita Cita Hidup Muhammadiyah), Pedoman Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM), Himpunan Putusan Tarjih (HPT). Harus selalu dibaca, dipelajari, dipedomani dan dilaksanakan,” jelas mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan

Pada Capacity Building ini para peserta mendapatkan materi tentang keorganisasian dan fund rising, materi tabligh dan tarji. Kemudian materi pendidikan, kaderisasi, digitalisasi dan informasi.

Selanjutnya diberikan paparan materi ekonomi dan politik kebijakan publik. Materi kesehatan , pengelolaan Zis, wakaf dan konsolidasi aset.

Capacity Building ini menggunakan metode Focus Group Discusion (FGD). Setiap materi ada nara sumbernya, fasilitator dan notulen

Usai kegiatan Capacity Building dilanjutkan dengan launching buku Penggerak Dakwah Muhammadiyah karya Fathurrahim Syuhadi dan buku karya Masroin Assafani yang berjudul 33 Amunisi Para Da’i. Kegiatan berakhir setelah pengajian Pimpinan dengan menghadirkan Prof Dr Abdul Mu’thi Med Sekretaris Umum PP Muhammadiyah

Nara Sumber Fathurrahim Syuhadi