LAMONGAN lintasjatimnews.com – Guna menyamakan visi dan persepsi terkait regulasi dan kebijakan di bidang pendidikan, Kepala SMP Negeri Sekabupaten Lamongan bersama Kepala Bidang Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan melaksanakan rapat koordinasi, Kamis (24/08/2023).
Dipandu Ketua dan Wakil Ketua, MKKS SMP Negeri Lamongan, Moh. Munir, S.Pd. M.Pd. dan Kastur, S.Pd., M.Pd., rapat dimulai pukul 13.00, Pada sesi pertama Kabid SMP Dinas Pendidikan Lamongan, Dr. H. Chusnu Yulisetyo, M.Pd. memberikan pengarahan dan pembinaan.
Mengawali pengarahan dan pembinaannya, Chusnu, panggilan akrab Kabid SMP mengungkapkan bahwa saat ini kita hidup di era post truth atau era pasca kebenaran yang berarti kebenaran sudah ditinggalkan dan digantikan opini yang tidak harus benar. Di era ini fakta objektif: data, fakta, regulasi kadang tidak lagi memberikan pengaruh dalam membentuk opini publik. Justru keyakinan pribadi dan keterkaitan emosional yang mendapatkan dukungan terbanyak dari masyarakat.
Di era post truth saat ini, orang baik bisa diframing jelek di media massa termasuk di media sosial, maka publik pun bisa terpengaruh menjust orang tersebut jelek. Oleh karena itu Chusnu, yang saat ini juga menjabat PLt.
Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan berpesan kepada Kepala sekolah. Berikut pesannya.
- Kepala sekolah hendaknya bijak dalam memanfaatkan media massa maupun media sosial
- Kepala sekolah harus menguasai regulasi dan berargumentasi bila mendapatkan pertanyaan dari pihak lain terkait kebijakan sekolah
- Dinas pendidikan dengan sekolah tidak terpisahkan. Sesama kepala sekolah dan pihak dinas pendidikan hendaknya solid dalam menentukan dan mengamankan kebijakan serta menghadapi persoalan.
- Di era digital saat ini, Artifial Intelegensi (AI) atau kecerdasan buatan sangat membantu manusia. Meskipun demikian harus bijak juga dalam memanfaatkan AI. Siswa kita harus tetap dipantau dalam memanfaatkan teknologi, jangan sampai terlalu mengandalkan teknologi, melupakan kemampuan literasinya.
Chusnu, juga menyampaikan kabar yang menggembirakan bahwa Tim GSI menjadi juara II dalam laga GSI tingkat provinsi Jawa Timur.
Sementara itu pada sesi kedua setelah break salat asar, dilanjutkan pengarahan dan pembinaan oleh Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Ir. Munif Syarif, M.M. Dalam sambutanya, senada dengan kepala bidang SMP, Munif berharap agar kepala sekolah membangun soliditas.
Jika ada yang sakit di antara kita, tentu yang lain ikut merasakannya. Oleh karena itu dirinya berharap, hendaknya menjaga soliditas sesama kepala sekolah.
Munif juga menyampaikan bahwa dirinya berusaha terbuka dan selalu membuka diri untuk diberi saran dan dikritik.
Munif juga menginformasikan bahwa dalam waktu dekat pemerintah daerah punya gawe yang juga perlu.mendapatkan dukunga kita. Tari boran diminta tampil kembali untuk ikut memeriahkan pembukaan kegiatan motor cros,
Rapat koordinasi berlangsung santai serius, Dimulai pukul 13.00 berakhir pukul 16.00.
Reporter: M. Said









