BOJONEGORO lintasjatimnews.com – Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya (UB) Malang menempatkan 14 mahasiswa melakukan kegiatan pengabdian masyarakat semacam Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai bentuk Tri Darma Perguruan Tinggi di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Beragam program yang direncanakan oleh masing-masing kelompok pada MMD di berbagai desa sesuai dengan kearifan lokalnya. MMD Kelompok 905 (K-905) menyelenggarakan kegiatan ‘Pelatihan Media Social (Medsos) Untuk Pemasaran Batik Khas Desa Sambiroto’.
Kegiatan bertempat di balai RT 05 Desa Sambiroto hari Rabu (27/7/2023), adapun pihak-pihak yang berpartisipasi dalam mengikuti pelatihan medsos adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ketua tim batik (Bu Mul) dan tim promosi batik (Bu Ratna dan Bu Nita).
Koordinator kegiatan MMD K-905, Muhammad Zulfa Firdaus, menjelaskan, Kegiatan pelatihan medsos bertujuan untuk promosi dan memasarkan hasil produksi UMKM berupa batik khas Desa Sambiroto. Promosi lewat Medsos merupakan keharusan untuk mengukuti perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, jelasnya.
Firdaus, demikian panggilan koordinator MMD, Medsos yang dipilih adalah aplikasi Tik-Tok karena sebelumnya hanya mempunyai aplikasi instagram. Dalam perkembangannya UMKM juga dituntut juga memiliki beragam Medsos untuk media promosi hasil produksi, pungkasnya.
Kegiatan ini diawali dengan pembuatan akun Tik-Tok untuk Batik Sambiroto, kemudian tim UMKM batik diarahkan untuk pembuatan akun Tik-Tok khusus penjualan, yaitu Tik-Tok Seller, demikian jelas mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Prodi Administrasi Bisnis Angkatan 2021.
Setelah itu dilakukan penambahan produk berupa batik ke Tik-Tok Seller, maka pemasaran batik dapat dilakukan dengan live Tik-Tok dengan memasukkan produk ke keranjang kuning. Tim UMKM Batik Sambiroto mengingikuti dengan serius, acara bertambah seru saat live di Tik-Tok bersama dengan mahasiswa.
Setelah live tiktok berakhir kemudian mahasiswa memberikan pengarahan berupa ide dan gagasan tentang konten pemasaran di Tik-Tok, seperti video dan foto dibuat lebih menarik dan inovatif agar dapat menarik pembeli. Tampilan video dan foto yang bagus setidaknya dapat mempengaruhi perilaku konsumen.
Acara pelatihan membuat akun Tik-Tok live untuk pemasaran batik khas Desa Sambiroto berjalan dengan lancar dan peserta mengikuti dengan antusias. Tim UMKM Batik Sambiroto bisa langsung mengaplikasikan program, semoga batik khas Desa Sambiroto, Bojonegoro laris dan lebih dikenal masyarakat luas.
Reporter: Efendy









