SURABAYA lintasjatimnews.com – Hari Minggu merupakan hari bahagia bagi jemaat Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW ) Gubeng Surabaya. Kali ini tradisi perayaan unduh unduh dilaksanakan dengan khitmat,lancar, aman dan penuh antusias oleh jemaat dalam mengikuti ibadah persembahan syukur yang di berkati Tuhan.
Ibadah dengan tema: “Semua Milik-Ku,untuk-Mu”. Ibadah ini sendiri dihadiri oleh kurang lebih 1000 jemaat yang sudah menempati tempat duduk di dalam gedung Gereja dan ditambah gedung balai pertemuan dan digelar tenda diluar Gereja.
Perayaan unduh unduh yang pertama kali di bulan Mei, Minggu ke 2 di tahun 2023 dimana dalam perayaan unduh unduh kali ini juga bersamaan dengan kebaktian hari Minggu. Yang biasanya kebaktian dilaksanakan 3 kali. Namun, kebaktian kali ini digabung dengan hari raya unduh unduh satu kali ibadah pukul 08.00 WIB, Minggu pagi ( 14/05/2023 ) di Gedung Gereja Kristen Jawi Wetan Kecamatan Tambaksari Surabaya.
Ibadah persembahan syukur dilayani oleh ibu Pdt Edi Prasetyaningsih S.Th ia mengartikan unduh ialah persembahan hasil panen pertanian dan kebun untuk dipersembahkan bagi jemaat yang tidak mampu. Tadisi ini dilakukan sejak th 1932 dengan berjalannya waktu, tradisi ini di perkotaan diganti dengan bentuk natural, yaitu persembahan berupa: makanan,buah buahan, atau barang yang bisa dilelang ke jemaat dan hasil lelang dipersembahkan ke Gereja. Lalu Gereja memberikan ke jemaat yang tidak mampu, yatim piatu, panti jompo, dan lain lain.
“Dengan tema diatas, para jemaat hukum nya wajib memberikan persembahan dalam hari raya unduh unduh,” ujar Pdt Edi Pratiyaningsih
Kegiatan unduh unduh ini dijemaat GKJW Gubeng juga digelar Bazaar yang pesertanya berasal dari 5 Blok. Dan masing masing blok satu stand dan bebas menjual segala macam macam makanan,kue,minuman untuk dijual dan hasilnya dipersembahkan ke Gereja. Acara Bazaar ini yang banyak disukai kaum ibu ibu dan adik adik jemaat GKJW Gubeng. Acara unduh unduh ini suatu tradisi Tahunan di GKJW Gubeng Surabaya .
Reporter Karjoko









