LAMONGAN lintasjatimnews – Dalam rangka pemeliharaan ketertiban umum, ketemtraman masyarakat, dan penegakan peraturan, serta perundangan yang berlaku. Maka dilakukan operasi yustisi di wilayah kecamatan Paciran bersama 3 unsur pilar, yaitu; Camat, Kapolsek, dan Danramil.
Yustisi merupakan suatu upaya penegakan hukum yang dilakukan oleh para penegak hukum dengan menggunakan sistem peradilan di tempat. Contohnya; tugas yustisi dalam kepolisian adalah melakukan segala usaha dan kegiatan yang bertujuan untuk membantu tugas kehakiman dalam membantu memberantas pelaku tindak pidana dengan cara menangkap, memeriksa, dan menahan pidana.
Jadi perlu diketahui, operasi yustisi bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban dalam masyarakat untuk mengatisipasi sejak dini agar tidak terjadi tindak pidana kejahatan. Polri bekerja sesuai dengan wilayah kerjanya, sepertinya Polsek, Kecamatan, dan Koramil. Dalam beroperasi mengedepankan upaya persuasif dan humanis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendisiplinkan masyarakat
Polsek Paciran menggelar operasi yustisi bersama pilar kecamatan dan koramil dengan sasaran warga masyarakat yang bergerombol. Operasi yustisi bertempat di TPI dan pasar Desa Kranji yang dipimpin Iptu Heri Prasetyo Wibowo, bersama personel Satpol PP kecamatan dan personel TNI Koramil Paciran. Hari Jum’at (9/12/2022).
Iptu Heri Prasetyo Wibowo, pasca kegiatan mengatakan, “Operasi yustisi merupakan salah satu tugas kepolisian untuk meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban di masyarakat. Tujuan kegiatan operasi untuk berjaga-jaga dalam masyarakat agar tidak terjadi kejahatan. Dalam operasi polisi mengutamakan prinsip edukasi kepada kelompok masyarakat yang sedang bergerombol dan jagongan, biasanya polsek bekerjasama dengan kecamatan dan koramil dalam beroperasi,” demikian ujarnya.
“Sasaran operasi yustisi sebenarnya sangat luas, tidak hanya warga bergerobol dan jagongan. Bisa juga masalah moralitas atau asusila, kenakalan remaja, dan perilaku yang berpotensi menyimpang lainnya untuk diberikan penyuluhan dan pendidikan” pungkasnya.
Reporter: A. Efendi









