Antisipasi Perjudian, Polsek Paciran Lakukan Himbauan Nobar Piala Dunia FIFA 2022

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Demam bola telah melanda dunia sejak digulirkan sebulan yang lalu diselenggarakan oleh organisasi sepak dunia FIFA (Federation Internationale de Football Association). Pertandingan diikuti 32 negara melalui seleksi yang ketat dengan pertandingan panjang dan melelahkan.

32 tim terbagi menjadi 8 grup (A sampai dengan H) yang diundi berdasarkan rangking negaranya. Terdapat 64 pertandingan dalam FIFA Wordh Cup 2022 yang disiarkan langsung dari Qatar yang bertindak sebagai tuan rumah dalam pagelaran akbar olahraga yang paling disukai oleh penduduk dunia.

Setiap pertandingan disiarkan langsung (live) dari Qatar sebagai tuan rumah ke seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Babak penyisihan telah berakhir yang menyisahkan 16 tim terbaik menuju babak gugur. Dalam babak gugur tinggal menyisahkan 2 pertandingan malam ini dan besuk dini hari.

Tradisi Nonton Bareng (Nobar) di Indonesia termasuk menjamur diberbagai tempat keramaian, seperti; di loby hotel, warkop, cofe, gardu kampung, dan di beberapa tempat cangkruaan atau jagongan warga. Untuk mengatisipasi penyalahgunaan pertandingan sepak yang lagi trend saat ini, maka Polsek Paciran melakukan himbauan kepada warga yang Nobar supaya tidak melalukukan taruhan (perjudian).

Kegiatan penyuluhan dan menghimbau kepada warga masyarakat saat Nobar pertandingan sepak bola dunia dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran, Iptu Ach. Purnomo, SH. Bertempat di salah satu pemilik warung di Desa Paciran, pada hari Senin malam (5/12/2022).

Selesai kegiatan, Iptu Ach. Purnomo, SH., menyampaikan, “Paciran sebagai desa relegius harus dijaga secara intensif dengan melakukan himbauan kepada warga masyarakat agar jangan sampai melakungan penyimpangan atau perbuatan yang dilarang oleh hukum yang berlaku. Seperti taruhan (berjudi) dengan memanfaatkan pertandingan sepak bola dunia yang sekarang sedang berlangsung,” demikian jelasnya.

“Modus perjudian yang dilakukan umumnya menebak skore dalam pertandingan berapa dan berapa hasilnya? Atau menebak menang yang mana? Apabila lawan dalam pertandingan adalah negara yang selevel dalam kemajuan sepak bolanya. Apapun bentuk perjudian, baik kecil-kecilan maupun yang besar tetap dilarang menurut norma agama dan negara,” pungkasnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh Polsek Paciran mendapatkan respon baik dari warga masyarakat setempat. Memang awalnya agak kaget mendapat kunjungan polisi secara mendadak, tetapi suasana menjadi kondusif dan penuh kekeluargaan setalah warga mendapat himbauan dan penjelasan yang positif.

Reporter: A. Efendi