Musim Hujan Pemdes Kesamben Sosialisasikan Pencegahan DBD Pada Masyarakat Dengan 5 Langkah

Listen to this article

TUBAN lintasjatimnews – Demam Berdarah Dengue (DBB) adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Penyakit ini sangat identik dengan musim hujan, dikarenakan banyaknya lubang-lubang jalan atau tempat yang berpotensi tergenang air menyebabkan pertumbuhan nyamuk akan sangat mudah dan berkembang biak dengan baik.

H. Agas Romadi salah satu perangkat desa Kesamben menyampaikan pentingnya bagi pemerintah desa dengan masyarakat untuk melakukan persiapan dan pencegahan dari penyakit DBD agar tidak menjangkit diri sendiri maupun keluarga.

Mengingat DBD sendiri merupakan salah satu penyakit yang juga banyak menyumbang angka kematian di Indonesia, Jumat 25/11/22.

Pria yang menjabat sebagai kepala dusun ini menyampaikan beberapa tips terhindar dari infeksi virus dengue yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan, diantaranya adalah, pertama dengan merapkan 3M plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang, kedua masyarakat disarankan menggunakan repellent atau obat oles anti nyamuk khususnya pada anak-anak karena saat bermain diluar anak-anak rentan digigit nyamuk, ketiga di rumah hendaknya dipasang kelambu khususnya kamar tidur dan kasa pada setiap lubang ventilasi dan jendela.

Keempat dia menambahkan perlunya Ponkesdes memberikan fasilitas agar masyarakat memperoleh vaksin dengue dan terakhir masyarakat disarankan untuk konsumsi vitamin C secara rutin.

“Harapan kami dengan adanya sosialisasi yang kami berikan pada masyarakat dari pintu ke pintu melalui kader kesehatan desa Kesamben mampu meminimalisir paparan demam berdarah selama musim hujan berlangsung saat ini, tentu kami berharap masyarakat desa Kesamben tetap terapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memeriksaan kesehatan apabila mengalami gejala DBD, seperti mual dan muncul ruam merah pada kulit ke polindes atau fasilitas kesehatan terdekat agar bisa segera dilakukan penanganan oleh tenaga kesehatan,” pungkas Pak Kadus Agus.

Reporter (SE)