Wujudkan Program Ketahanan Pangan, Pemdes Desa Medaeng Panen Raya Ikan di Kolam Budidaya

Listen to this article

SIDOARJO lintasjatimnews – Istri Wakil Bupati Sidoarjo Sriatun Subandi bersama Abdillah Nasih,dari Komisi D DPRD Sidoarjo; Forkopimka Waru, dan Kepala Desa Medaeng melakukan panen raya budidaya ikan nila dan gurami di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Senin (7/11/2022). Kegiatan panen raya ikan tersebut merupakan wujud program ketahanan pangan dan hewani yang berasal dari Dana Desa (DD).

Sebelumnya, Sriatun menghaturkan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bapak Wakil Bupati Subandi dikarenakan sakit. Kehadirannya untuk mewakilinya.  Ia mengapresiasi langkah Pemdes Medaeng membuat budidaya ikan nilai yang dibangun sejak bulan Juli 2022 lalu.

“Sekarang sudah panen sampai 5 kuintal, ini perlu ditingkatkan. Agar lebih memberi manfaat ke warga,” ucap Sriatun.

Ia mengatakan, pemerintah mengucurkan Dana Desa (DD) ke sejumlah desa di Sidoarjo tahun 2022. Nilainya mencapai Rp 315,2 miliar. Namun, pemerintah pusat juga menerbitkan ketentuan terkait peruntukan DD.

“Salah satunya DD wajib untuk program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20 persen, seperti dialokasikan untuk budidaya ikan nila seperti ini, alokasi untuk ketahanan pangan dan hewani itu wajib direalisasikan. Sebab, sudah ketentuan dari pemerintah pusat,”ucapnya.

Selain itu lanjut Sriatun, desa juga wajib mengalokasikan paling sedikit 40 persen untuk program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai. Panen ikan nila kali ini diambil dari empat kolam, berukuran 16x 100 meter.

Sementara itu Abdillah Nasih dari Komisi D DPRD Sidoarjo saat dimintai tanggapan mengatakan,sangat mendukung dan mengapresiasi program ketahanan pangan seperti ini. Program ketahanan pangan merupakan amanat dari alokasi dana desa (DD).

“Lewat panen ini menjadi bukti Desa Medaeng siap akan program ketahanan pangan. Dan diharapkan bisa dicontoh desa desa lainnya,” ujarnya.

Ia mendorong agar dinas dinas terkait. Seperti,dinas pertanian dan perikanan untuk mendorong desa desa di Sidoarjo untuk mencukupi ketahanan pangan di daerahnya. Seperti yang ditunjukkan Desa Medaeng saat ini. Sehingga bisa menjadikan kabupaten Sidoarjo sebagai lumbung pangan dan sayur. Untuk mendukung program tersebut, dan melindungi lahan pertanian DPRD Sidoarjo akan menggodok Raperda RTRW ( Rencana Tata Ruang Wilayah) dan LP2B( lahan pertanian pangan berkelanjutan). “Karakteristik lahan/ wilayah setiap desa berbeda beda. Jadi diharapkan ada pengembangan semacam inovasi pangan, bisa satu desa satu produk pertanian,” terangnya. Walaupun di lahan sempit inovasi pertanian bisa dikembangkan,seperti urban farming, hidroponik.

Tahun ini Desa Medaeng mendapat kucuran DD sebesar Rp 1,2 miliar. Selain dari DD, Pemdes Medaeng juga mendapat pemasukan dari alokasi lain. Seperti dari bantuan keuangan desa Rp 150 juta, bagi hasil retribusi daerah Rp 29 juta, bagi hasil pajak daerah Rp 424 juta, dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp 427 juta.

Reporter Budi