Hutan Panceng Adalah Media Berdakwah Bagi Kami yang Menempatinya

Listen to this article

GRESIK lintasjatimnews – “Dunia mengakui agama mempunyai peran strategis dalam menjaga lingkungan hidup khususnya hutan yang berujung krisis lingkungan dan moral,” itulah kata Edi Purwono KRPH Panceng, BKPH Kranji, KPH Tuban yang berlokasi di Kabupaten Gresik.

Pak Mantri Edi Purwono beserta istrinya menyulap rumah dinasnya atau yang sering disebut Loji kemantren sebagai tempat untuk berdakwah pada masyarakat di sekitar hutan Panceng agar ikut menjaga kelestarian hutan, Gresik (07/11/22).

Dakwah yang dilakukan oleh bu mantri panggilan akrab istri Pak mantri Edi Purwono yaitu dengan mengajari anak-anak untuk menghafal Alquran dan memahami isinya.

Salah satu ayat yang sering diucapkan bu mantri adalah “Manusia berbuat kerusakan di muka bumi; melanggar peringatan Allah dan tidak bersyukur atas karunia yang diberikan Allah Swt. Allah menyebut bahwa kerusakan alam, di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Akibat dari perusakan alam itu akan menimpa manusia itu sendiri (QS. ar-Rum: 41)”.

Selain mengajari membaca dan menghafal Alquran di rumah dinasnya, Pak mantri dan Bu mantri sering blusukan ke rumah -rumah pesanggem sekedar menyampaikan dakwah untuk melestarikan hutan dan mengajak mengingat pada Allah SWT dengan menjalankan sholat lima waktu.

Dalam blusukannya bu mantri juga membagikan jilbab pada ibu-ibu pesanggem yang tinggal di pinggir hutan panceng, “jilbab yang kami bagikan ini adalah titipan dari kakaknya pak mantri yang menjadi dosen di Universitas Indonesia (UI),” kata bu mantri.

Dalam kegiatan dakwah di hutan panceng ini semoga selalu dirizdloi oleh Allah SWT dan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar hutan Panceng”. Pungkas beliau.

Reporter (SE)