Aliansi Buruh Tani Menggugat Bersama N.G.O Pamekasan di Depan Kantor Bea Cukai Pamekasan

Listen to this article

PAMEKASAN lintasjatimnews – Pro Kontra dalam satu hari pihak Bea Cukai Pamekasan di demo dua lembaga /Aliansi, kloter pertama mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Madura dan kloter ke Dua Mengatas namakan Aliansi Buruh bersama N.G.O Pamekasan Rabu 12 /10/2022.

Dari informasi dan temuan dari masyarakat Gerakan Mahasiswa Madura menuntut Bea cukai Madura untuk tidak hanya menindak para pengecer, seles dan penjual kecil yang mengedarkan rokok ilegal tetapi juga menindak tegas dan menutup pabrik dan pemilik perusahaan rokok ilegalnya .

Kami atas Nama Gerakan Mahasiswa Madura menuntut Bea cukai menindak tegas para pemilik dan pabrikan langsung, jangan pengedar dan pengecernya aja yang di tindak dan di proses sesuai hukum, buktinya sekarang ada 5 orang ada di lapas Pamekasan di tangkap sedangkan pemilik dan pabrikan rokok ilegalnya terkesan tidak ada tindakan tegas oleh pihak Bea cukai Pamekasan ini kan lucu ,” ucap Junaidi

Dari kesepakatan dan tuntutan yang kami berikan secara tertulis Pihak Bea Cukai Pamekasan tidak menandatangani kesepakatan yang kami berikan,” terangnya.

Dari pihak Serikat Buruh bersama Aliansi N.G.O Pamekasan juga menuntut Pihak Bea Cukai Pamekasan selaku holder pemangku kebijakan yang ada di Madura melakukan sikap, melindungi,menertibkan ,dan menciptakan keadilan yang se adil- adilnya. Akan tetapi asas dari hukum itu sendiri mengupayakan langkah- langkah yang humanis edukasi pembinaan sebelum memberikan sangsi dari upaya penindakan secara hukum dari setiap bentuk pelanggaran.

Sementara Pemerintah pusat THN 2023 akan menaikkan pita cukai tanpa memperhatikan nasib para pelaku UMKM dan home industri rokok lokal yang sejatinya selama ini menampung ribuan bahkan jutaan angka pengangguran,” jelas Rahem.

Diteruskan oleh M Tosan juga selaku korlap aksi menjelaskan bahwa sebelum didirikan pabrikan rokok lokal jelas mereka sudah mengantongi surat ijin produksi jadi lucu klo perusahaan rokok lokal dikatakan ilegal,” terangnya .

Dilanjutkan oleh Zaini wer-wer selaku presiden N.G.O juga penanggung jawab aksi menegaskan lagi bahwa pada aksi ini kami meminta kepada pihak bea cukai Pamekasan dalam 5 poin pokok tuntutan nya segera di pertimbangkan.

Masih beliau pertama (1) menolak rencana kenaikan pita cukai THN 2023, kedua (2) selamatkan nasib para buruh, tiga (3) lindungi serta lakukan pembinaan bagi para pelaku UMKM home industri rokok lokal agar bisa mengharumkan dan menjadikan jorgan madura pulau garam dan pulau industri rokok sebagai penghasil garam dan tembakau, empat(4) berlakukan secara khusus harga penebusan pita cukai bagi pelaku UMKM atau home industri rokok lokal,lima(5) stop penindakan yang berlebihan,lakukan edukasi, pembinaan serta pemberdayaan,” tegasnya.

Sebelum adanya kesepakatan bersama pihak bea cukai Pamekasan kami akan terus melangsungkan aksi ini , kami akan melawan dan jangan salahkan kami, perlu diketahui bahwa setiap tahunnya dengan bertambahnya generasi mahasiswa yang lulus nantinya klo perusahan rokok lokal yang selalu ditindak yang membuat pabrik rokok tutup angka pengangguran di Madura akan semakin banyak, dan akibatnya kriminal di Madura akan semakin meningkat ,ucapnya.

Dilanjutkan oleh pihak bea cukai yang datang menemui peserta aksi.

Kami sangat berterima kasih atas masukannya, semua inspirasi aksi hari ini sebagai masukan dan kebetulan besok ada pihak kaperwil Jatim yang akan datang ke Madura jadi saya minta besok salah satu dari korlap aksi untuk ikut dalam pertemuan tersebut,” ucapnya .

Masih beliau mari kita bekerja sama membuat rokok lokal Madura menjadi rokok yang legal ,rokok yang terkenal paling enak untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Madura semakin meningkat dan berdaya saing yang kuat,” jelasnya.

Semoga dengan adanya kita disini ,kita bekerja sama saling menjaga, mendukung UMKM rokok lokal menjadi produk jorgan madura sebagai pulau penghasil garam dan tembakau.

Reporter pujo