Meriahkan Tahun Baru Islam 1444 H, PR NU Paciran Gelar Pawai Obor dikuti 2.000 GTK

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Hari Jumat tanggal 29 Juli 2022 M bersamaan dengan tanggal 1 Muharrah 1444 H. Pergantian kalender Islam dari tahun 1443 ke tahun 1444 merupakan peristiwa yang langkah terjadi dalam 1 tahun sekali. Umat Islam menyambut Tahun Baru Hijriah dengan antusias dan bergembira, biasanya diperingati dengan mengadakan beragam kegiatan.

Pimpinan Ranting Nahdlotul Ulama (PR NU) Paciran dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah mengadakan Pawai Ta’aruf atau Kirab Obor. Kegiatan diikuti 2.000 peserta didik dan santri, serta GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif NU dan santri Pondok Pesantren NU di Desa Paciran, Jum’at (29/7/2022).

Pawai Obor juga diikuti organisasi Badan Otonom (Banom) PR NU Paciran yang meliputi; Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU-IPPNU, dan santri Pondok Pesantren di bawah naungan organisasi Keagamaan NU Ranting Desa Paciran, Lamongan, di antaranya; Pondok Pesantren Mazra’atul Ulum, Pondok Pesantren Al-Ibrahimy, Pondok Pesantren Karang Sawo, dan Pondok Pesantren Sawariqul Anwar.

Acara dimulai setelah salat Isya atau pukul 19.00 WIB dengan garis start di Masjid Baitul Jannah (Blok Watu Bolong) dan finish di halaman Kantor PR NU Paciran (Blok Legundi Jetak, Paciran). Pawai Obor berjalan kaki kurang lebih 2 kilometer dimeriahkan dengan 1 grup Drumband Besali dan 1 Tongklek berjalan secara tertib dan aman.

Panitia kegiatan Pawai Obor, H. Farihi, M.Pd., menjelaskan, “Alhamdulillah acara berjalan lancar sesuai dengan yang kita harapkan, masyarakat Desa Paciran antusias menikmati pawai ta’aruf. Hal ini terbukti masyarakat ke luar rumah dengan memadati ruas Jalan Raya Daendlesh Paciran untuk menikmati Pawai Obor, mungkin karena masyarakat sudah lama tidak menikmati kegiatan yang sifatnya terbuka secara umum, “demikian jelas Guru MA Mazra’atul Ulum.

Sementara itu, Zainal Abidin, S.Pd.l. Ketua Panitia kegiatan Pawai Obor Peringatan Tahun Baru 1444 Hijriah, mengatakan, “Panitia mohon maaf kepada masyarakat, pengguna jalan kaki, roda dua, dan roda empat karena Kirab Obor peringatan Tahun Baru 1444 Hijriah telah mengganggu perjalanan sehingga menjadi macet dan terhambat, “demikian katanya.

Dengan kawalan Polisi Sektor (Polsek) Kecamatan Paciran, peserta Pawai Obor berjalan kaki dengan tertib dan baris berdua dengan rapi mulai dari start dan sampai di garis finish. Selesai kegiatan peserta pulang ke rumahnya masing-masing.

Reporter: Ali Efendi