LAMONGAN Lintasjatimnews – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Paciran melakukan upgrading sekaligus launching batik Pemuda Muhammadiyah Paciran, kemudian dilanjutkan dengan dialog interaktif yang bertema Penguatan Ideologi Pemuda Muhammadiyah dan Peta Politik di Lamongan. Kegiatan ini bertempat di Granit Café Paciran Ahad, 17/07/2022.
Hadir pada kesempatan ini, ketua dan sekeretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Paciran, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lamongan, Mathlubur Rifa’, (DPRD Kabupaten Lamongan), Dr. Sholikhul Huda, M. Fil. I (Dosen UM Surabaya), Pengurus Harian PCPM Paciran, serta ketua, sekretaris, dan bendahara Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) se-Cabang Paciran.
Pada kesempatan ini Drs. Muhammad Anwar, ketua PCM Paciran mengisahkan pengalamannya ketika masih menjadi mahasiswa, dia menyampaikan bahwa sebenarnya pemuda mempunyai senjata ampuh berupa trisula. “Trisula itu adalah kreatif, inovatif, dan adaptif, yang apabila dikembangkan oleh pemuda maka pemuda tidak akan terkalahkan”, jelasnya.
Muhammad Anwar juga menerangkan bahwa setelah memiliki dan mengembangkan trisula maka pemuda akan memiliki kehebatan di empat jenjang. “Pertama, ketika kita masih muda, kita harus meniti, mengukir karya kita. Kedua adalah masa dewasa yaitu masa mengembangkan karir yang telah kita ukir di masa muda”.
“Ketiga adalah masa tua yaitu masa menikmati hasil dari apa yang telah kita kerjakan dan kembangkan di masa dewasa. Yang terakhir adalah masa kita meninggal dunia, yaitu masa dimana kita mewariskan budaya yang baik yaitu amalan sholeh kepada anak cucu kita yang tanpa kita sadari Allah senantiasa mengirim pahala kepada kita”, terangnya.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Pak Anwar sapaan akrabnya berharap semua hadirin mampu memanfaatkan trisula dengan baik dan di setiap masa akan menjadi orang yang sukses, demikian pungkasnya.
Anas Ma’ruf, ketua PCPM Paciran meyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para hadirin dan terutama kepada para pemateri yang telah menyempatkan hadir pada acara ini ditengah-tengah kesibukan masing-masing. “Kami yakin mestinya saat ini panjenengan sedoyo (anda semua) memiliki kesibukan, namun menyempatkan menghadiri undangan kami”.
Selanjutnya dia menyampaikan jangan sampai pengurus dan anggota PCPM karena kesibukannya mengurusi organisasi sehingga melupakan atau mengesampingkan urusan keluarga. “Organisasi jalan, keluarga juga tetap diperhatikan”.
Lebih lanjut dia mengutip ayat Alqur’an surat Muhammad ayat 7 yang artinya wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Selain daripada hal diatas, Anas juga memberikan alasan mengapa kegiatan kali ini diadakan di cafe, alasannya tidak lain yaitu karena anggota PCPM Paciran kali ini adalah sebagian besar ahli warung kopi namun sebagai penyeimbang mereka juga ahli Masjid atau Musholla.
Selanjutnya dia memaparkan bahwa PCPM Paciran dalam setiap produknya akan selalu menyertakan setempel atau logo pemuda cabang Paciran sehingga ketika produk itu dibawa kemana saja akan terdeteksi bahwa itu berasal dari Paciran. “Seperti sekarang, batik yang kita launching memiliki gambar yang bertuliskan PCPM Paciran”.
Ketua pelaksana kegiatan Richy Mehmed merasa senang kerena kegiatan dapat berjalan lancer sesuai yang dirancanakan meski masih ada beberapa kekurangan disana-sini. “Alhamdulillah, kegiatan kali ini terlaksana dengan baik dan tepat jam empat sore sudah penutupan, terimakasih kepada teman-teman panitia yang terlibat, mohon maaf atas segala kekurangan:, pungkasnya.
Reporter: Winarto








