LAMONGAN lintasjatimnews – Hari Raya Idul Adha 1443 H merupakan momen terbaik bagi Pondok Pesantren Karangasem Paciran, Lamongan untuk berbagi bersama dengan menyembeli hewan kurban di hari kedua, Minggu (10/7/2022) sebanyak 30 ekor sapi dan 186 ekor kambing.
Hewan kurban sebanyak itu berasal dari guru, tenaga kependidikan, karyawan, Ikatan Alumni di lingkungan Pesantren Karangasem, dan masyarakat dan lembaga simpatisan. Di samping itu, hasil kerja sama internasional ibadah qurban dengan Pusat Pendidikan Annil (PPA) dan Masjid Pulau Bukom Singapura.
Rincian perolehan hewan kurban tahun 2022 dari keluarga Besar dan Ikatan Alumni Pesantren Karangasem sebanyak 16 ekor sapi dan 10 ekor sapi. Sedangkan hasil kerja sama ibadah kurban dengan PPA dan Masjid Pulau Bukom Singapura sebanyak 14 ekor sapi dan 176 ekor kambing.
Salah satu panitia kurban, Fatih Futhoni, S.Pd.I. M.Pd. mengatakan, “Alhamdulillah pasca pandemi Covid-19 kerja sama internasional dengan PPA Singapura terjalin kembali setelah 2 tahun terhenti. Pesantren Karangasem masih dipercaya melaksanakan amanat untuk menyalurkan hewan kurban kepada keluarga Besar Pesantren Karangasem dan masyarakat umum, “demikian kata pria yang menjabat sebagai Kabag Pendidikan.
Fatih Futhoni, S.Pd.I. M.Pd. menjelaskan lebih lanjut, dari jumlah 30 ekor sapi dan 186 ekor kambing yang disembeli menghasilkan 5.743 bungkus daging. Daging kurban yang telah terbungkus dengan rapi dibagikan kepada masyarakat sekitar Pesantren Karangasem, guru, tenaga kependidikan, karyawan, siswa, sesepuh, alumni, simpatisan, dan yang berjasa dalam pengembangan Pesantren Karangasem Paciran.
Daging kurban juga disalurkan kepada luar daerah Paciran, yaitu dengan menjalin kerja sama dengan LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah) Lamongan untuk didistribusikan di daerah Lamongan yang masih minim dalam pelaksanaan hewan kurban atau katagori masyarakat miskin.
Zunaidah salah satu alumni yang tinggal di Blok Musdama Paciran, menuturkan, “Selaku alumni Karangasem, saya setiap tahun mendapatkan bagian daging kurban. Termasuk saudara-saudara saya, karena kami sekeluarga mempercayakan pendidikan di Karangasem sehingga masih ada ikatan kekeluargaan. Maka tidak heran kami setiap tahun mendapatkan jatah setiap pembagian daging kurban, “demikian tuturnya.
Reporter: Ali Efendi








