Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 Penjual Hewan Kurban Mengaku Masih Sepi

Listen to this article

SURABAYA lintasjatimnews – Penjual hewan kurban di Jalan Karang Asem Surabaya mengaku masih sepi pembeli akibat meluasnya penyakit PMK (penyakit mulut kuku). Pedagang banyak yang mengeluh karena omsetnya menurun drastis. Pengunjung juga belum kelihatan yang melihat lihat

Menjelang Hari Raya Idul Adha penjual hewan kurban di Surabaya mengeluh, tak bisa memenuhi target. Penjual lainnya juga memilih menjual hewan dengan menyesuaikan harga dari sisi ukuran hewan kurban agar tetap bisa terjual

Salah satu pedagang hewan kurban Rahmat Wiyono mengatakan, banyak masjid yang tak menggelar penyembelihan hewan kurban. “Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan yang dikhawatirkan berpotensi meningkatkan penyebaran Covid-19 dan penyakit PMK,” ungkap Rahmat Wiyono sang pedagang hewan kurban, Minggu (03/07/2022)

“Penyebab lain laju perekonomian juga terhambat karena masih masa pandemi Covid-19 dan PMK,” kata Rahmat.

Rahmat penjual hewan kurban di Jalan Karang Asem Surabaya mengaku, tahun ini ia membawa hewan kurban dari Probolinggo dan Madura. Rahmat menjual sapi berbagai jenis ,tetapi masih belum ada pembeli . Sangat sepi sekali pedagang banyak yang mengeluh, kalau daganganya tidak laku dan tidak mungkin dikembalikan ke peternak. Karena, akan mengurangi kepercayaan saya kepada para peternak

Rahmat mengatakan, penjualan sapi tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun-tahun sebelum pandemi berapa pun yang terjual disyukuri saja.

“Semoga masa pandemi Covid 19 dan penyakit PMK ini semoga segera berakhir, biar bisa normal kembali perekonomian di Indonesia,” ujarnya