TUBAN lintasjatimnews – Petani Desa Kebomlati Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban dibuat tak nyaman dan resah. Pasalnya, tanaman padi milik mereka diserang oleh hama tikus dan Keong emas ( Gondang ).
Menurut para petani, musim tanam tahun ini sudah berjalan kurang lebih sepekan dan diprediksi masa panen pada bulan Agustus sampai September mendatang. Namun tanpa diduga sebelumnya, hama tikus dan Gondang mulai menyerang.
“Biasanya serbuan tikus berlangsung pada malam hari. Namun kali ini benar-benar tak terduga karena siang hari pun mereka merusak padi. Kami dibuat kebingungan,” ungkap Oerep Pujiono (52), petani asal Dukuh Ngingas Desa Kebomlati. Minggu (29/5/2022)
Serangan tikus pada musim tanam tahun ini, menurutnya luar biasa. Kata Nono sapaan akrabnya, panen masih lama namun para petani sekarang tak berdaya menghadapi serangan tikus.
Disebutkannya, untuk mengatasi itu berbagai jenis obat pestisida atau racun kontak semuanya telah dicoba. Tapi itu percuma saja karena tikus bukannya mati malah tambah semakin banyak. “Ucapnya”
Saat disinggung berapa hektar tanaman padi yang rusak akibat diserang tikus, Sujianto yang juga petani Desa Setempat mengatakan, jumlah lahan sawah yang diserang hama tikus sekitar belasan hektar.
Hama tikus sendiri tidak bisa hilang begitu saja, walaupun telah diobati masih banyak tikus yang makan tanaman padi.
Sedangkan untuk hama Gondang bisa diatasi dengan mengambilnya setiap hari. ucap pria yang juga sebagai ketua RT.02 tersebut.
Selain itu, dirinya juga mengungkapkan, petani setempat telah mendapat sosialisasi dari Dinas Pertanian terkait hama tikus dan Gondang.
Himbauan dari Dinas Pertanian agar para petani tidak menggunakan pestisida yang berlebihan, lantaran ditakutkan bakal berdampak kepada kesehatan tubuh para petani.
Reporter : Qomari









