LAMONGAN lintasjatimnews – Makna terdalam ibadah puasa itu adalah kita berusaha mengendalikan diri dari hawa nafsu dan membiasakan diri untuk tidak berbuat maksiat. Pesan ini disampaikan Rektor Universitas Bilfath KH Kholid Novianto ME diakhir Ramadhan 1443 Hijriyah, Jumat (29/4/2022)
Don’t do it. Sebaliknya, hari hari selama bulan Ramadhan ini kita isi dengan amal ibadah dan berbuat kebaikan.
Do the best. Untuk itu, kebiasaan baik ini sudah seharusnya kita teruskan pada bulan bulan selanjutnya. Rasanya tidak berat karena kita sudah terlatih selama satu bulan. Kalau itu bisa kita lakukan, insyaallah kualitas iman dan takwa kita semakin meningkat.
Rektor Universitas Bilfath KH Kholid Novianto memberikan pesan khusus untuk para pemuda dan mahasiswa hakekat ibadah puasa ini adalah mendekatkan diri pada ilahi. Dengan cara tidak mengumbar hawa nafsu.
Lanjutnya, tidak serakah dan tidak berbuat dholim. Sebaliknya, yang anda lakukan adalah memperbanyak amal dan ibadah.
Pada saat anda melakukan ini, ujar KH Kholid Novianto maka pada dasarnya anda sedang mensucikan diri. Pada saat itulah, Allah Swt akan mudah memberi ilmu kepada para mahasiswa.
“Ingatlah, bahwa Al Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan. Pada saat kaum mukmin sedang mensucikan diri,” jelas Rektor Universitas Bilfath
Jadi, jelas KH Kholid Novianto pada saat Ramadhan inilah saat yang tepat untuk berdoa agar Allah Swt menurunkan ilmuNya kepada para mahasiswa. Dengan bekal ilmu inilah anda semua bisa membangun peradaban bangsa yang lebih maju dan lebih baik dibandingkan sekarang.
“Ayo, bangunlah masa depan Indonesia dengan pribadi pribadi berakhlak mulia dan beriman takwa,” pungkas Rektor Universitas Bilfat ini
Reporter : Fathurrahim Syuhadi.









