SURABAYA lintasjatimnews – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tampak dengan khusuk memanjatkan dzikir serta doa di depan Maqbarah Raden Rahmat Rahmatullah. Atau yang lebih kita kenal dengan Mbah Sunan Ampel. Momen tersebut terlihat dalam acara peringatan haul yang ke-545, Sabtu (19/03/22) .
Bersama para kyai, habib,tokoh ulama sekitar ,dan juga para peziarah yang datang dari berbagai daerah. Cak Eri, panggilan akrabnya, bersama sama mengumandangkan dzikir,tahlil,serta bersholawat kepada baginda Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut membuat suasana terasa menjadi lebih khusuk.
Dalam kesempatan tersebut Wali Kota kebanggaan warga Surabaya ini ,juga menyempatkan diri untuk berpesan kepada masyarakat,dan tentunya kepada dirinya sendiri. Yaitu,tentang apa yang telah diajarkan oleh Mbah Sunan Ampel tentang : Moh-Limo.
“Adapun Moh-Limo adalah: madat,madon,mendem,maling,main. Madat artinya: tidak boleh menggunakan atau mengkonsumsi narkoba dan sejenisnya. Madon artinya: tidak boleh berbuat zina. Mendem artinya: tidak boleh minum sesuatu yang mengandung alkohol. Maling artinya: seseorang tidak boleh mengambil sesuatu yang bukan haknya,dan Main artinya: tidak boleh berjudi. Kalau kita sudah bisa menerapkan ajaran tersebut Insya Allah kita semua akan diberi keselamatan oleh Allah SWT. Baik di dunia maupun di akhirat,” ujar Eri menerangkan.
“Besar harapan saya semoga kita semua mendapat keberkahan dari Mbah Sunan Ampel. Dan negeri kita dijadikan negeri yang Baldatun Thoyyibatun WA Rabbun Ghofur.
Negeri yang bagus,aman, tenteram. Serta mendapatkan pertolongan dari Allah SWT khususnya kota Surabaya yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Reporter : andik









