Bupati Muhdlor Resmikan Puskesmas Wonokasian

Listen to this article

SIDOARJO lintasjatimnews – Dalam rangka pemerataan kesehatan. Yang merupakan program pemerintah. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidoarjo berupaya untuk terus menambah keberadaan puskesmas yang ada di seluruh Kota Udang ini. Agar merata dan mampu melayani dengan optimal. Salah satunya yaitu Puskesmas Wonokasian,yang berada di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Yang mulai diresmikan hari ini,Senin (21/03/2022).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali didaulat untuk meresmikan puskesmas kedua di wilayah Kecamatan Wonoayu ini. Selain Bupati ,yang turut hadir dalam acara peresmian ini, antara lain: Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo,Syaf Satriawarman ; Direktur RSUD Sidoarjo,Atok Irawan, Segenap Forkopimca setempat,dan beberapa Kepala Desa se-Kecamatan Wonoayu.

Gus Muhdlor, sapaan akrabnya, mengatakan jika peresmian puskesmas ini merupakan peresmian puskesmas ketiga yang ada di Sidoarjo selama rentang waktu 2022. Setelah beberapa waktu dekat lalu puskesmas di Tarik yang diresmikan. Ia mengatakan jika sebelumnya Puskesmas Wonokasian merupakan puskesmas pembantu (Pustu). Yang sekarang naik kelas menjadi puskesmas utama.

“Ya diharapkan dengan menjadi puskesmas utama ini,bisa mencakup pelayanan di delapan desa yang ada di Kecamatan Wonoayu,” harapnya. Delapan desa itu: Plaosan, Lambangan, Ploso, Becirongengor, Sawocangkring, Wonokasian, Mojorangagung, Sumberejo.

Idealnya,kata ia, seharusnya di Kecamatan Wonoayu ada tiga puskesmas. Sebab, estimasi satu puskesmas hanya bisa mengcover 30 ribu pasien. Sedangkan penduduk Kecamatan Wonoayu berjumlah sekitar 88 ribu jiwa. ” Ya kedepannya akan ditambah,” urainya.

Dalam kesempatan itu,ia juga mewanti-wanti agar pelayanan petugas puskesmas bersikap ramah. Sebab,ia banyak menerima aduan terkait ketidakramahan petugas puskesmas.” Tolong petugas puskesmas kasih solusi. Yang tidak bisa dicover BPJS bisa diarahkan ke JKMM. Jangan tidak dilayani,” himbau bupati muda ini.

Sementara itu,Syaf Satriawarman mengungkapkan sejak 1984 puskesmas yang mempunyai luas 717 meter persegi ini merupakan puskesmas pembantu. Dan pada tahun 2019 dijadikan puskesmas utama. ” Pada tahun 2020 dianggarkan,namun berubah pada 2021 tahap pelaksanaan nya,” tutur Syaf. Layanan yang ada di puskesmas ini antara lain, UGD, UKM, UKP, kuratif, dan rehabilitatif.

“Semoga masyarakat Wonokasian terlayani dengan maksimal. Dan terbantu dengan jarak yang dekat,” harap Syaf.

Reporter : budi