LAMONGAN lintasjatimnews – Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu Babat Lamongan lakukan kunjungan silaturahm dan sosialisasi ke Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla). Pertemuan yang dilaksanakan di ruang kerja Rektor Umla, Rabu (16/3/2022).
Tampak hadir dalam kegiatan ini, Staf Audit Muhammad Khusnul Khuluq SE dan staf marketing Deny.
Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep, Ns, M.Kes, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan BSI di kampus Umla.
Pada kesempatan ini beliau berharap semoga BSI sebagai salah satu mitra yang mendukung Umla menjadi universitas yang lebih maju dan terdepan di kancah internasional.
Azis panggilannya juga menyampaikan harapan terhadap BSI yang merupakan Bank syariah terbesar kebanggaan umat Islam di Indonesia. Semoga kerjasama Umla dengan BSI terjalin semakin baik dengan dilakukannya pengembangan kajian Ekonomi Syariah baik melalui pengajaran maupun praktikum.
Muhammad Khusnul Khuluq SE menyampaikan bahwa BSI ini terbentuk pada tanggal 1 januari 2021 dari penggabungan tiga bank yaitu Bank Syariah Mandiri, BNI Syariah dan BRI Syariah. Disepanjang sejarah berdirinya Bank, baru kali ini Bank yang langsung diselenggarakan atau disahkan di Istana Negara oleh Presiden dan Wakil Presiden dan dihadiri ketua MUI, ketua NU, ketua Muhammadiyah dan jajaran menteri kabinet yang sah. “Ini adalah hal positif dan ada harapan besar terhadap hadirnya BSI di indonesia yang mayoritas beragama Islam. Dengan penggabungan tiga Bank ini, 240 triliun aset, 1500 kantor cabang, 2020 pegawai itu menjadikan BSI berada di posisi 7 teratas di Indonesia, dibawah BRI, Bank Mandiri, BCA, BNI, BTN, dan CIMB NIAGA” ujarnya.
Diakhir paparannya dia mengatakan bahwa BSI membutuhkan sinergi, masukan, dan arahan agar BSI bisa terus tumbuh berkembang, baik itu dari Pemerintah, Regulator, Masyarakat dan Asosiasi Kemasyarakatan Islam.
Ditambahkan BSI akan terus menjalin silaturahmi dengan seluruh pimpinan-pimpinan organisasi kemasyarakatan tentunya dengan harapan dan masukan yang produktif akan sangat berarti untuk BSI kedepannya.
Reporter RIED









