MALANG lintasjatimnews – Candi Singosari merupakan candi suci ( catya ). Yang dibangun untuk menghormati raja Kertanegara.Candi Singosari dibangun pada masa kerajaan Majapahit, tepatnya saat masa pemerintahan Tribuana Tunggadewi.
Suasana sekitar candi ini bagus,bersih, dan terawat.Salah satu pengunjung Pak Bayu mengungkapkan, “Tempatnya bersih dan terawat.Candi ini adalah salah satu bukti sejarah adanya kerajaan Singosari,” ujarnya Rabu (09/02/2022).
Candi Singosari sendiri ditemukan pada tahun 1803. Pada saat itu keadaannya masih dalam keadaan berupa tumpukan batu. Dan sebagian fisik bangunan telah rusak. Candi ini berbahan batu andesit. Pada tahun 1934-1937 dilakukan pemugaran pertama kalinya oleh dinas purbakala Hindia-Belanda.
Adapun bentuk atau arsitektur candi ini, memiliki keunikan dibandingkan candi candi lainnya. Di kaki candi ini dipergunakan sebagai relung untuk menempatkan arca keluarga Siwa. Sedangkan tubuh dan atap candi merupakan ruang kosong.
Lebih jauh candi Singosari adalah candi yang menganut aliran agama Hindu-Buddha. Hal ini bisa dilihat dari struktur bangunannya, bentuk arca-arca yang ada di sekitarnya. Dan juga diperkuat oleh penggalan prasasti Gajah Mada yang menyebutkan kalimat: “…Sang Paduka yang sudah bersatu dengan Siwa-Buddha”.
Candi Singosari sendiri terletak di desa Candirenggo,Kecamatan Singosari,Kabupaten Malang,Jawa Timur.
Candi dibuka setiap hari mulai pukul 07.30 sampai pukul 16.00. Bagi pengunjung yang ingin masuk ke lokasi ,bisa langsung ke pos penjagaan. Dan langsung isi daftar tamu.
Pada masa pandemi sekarang ini,kemungkinan jadwal jam buka untuk pengunjung bisa saja berubah.(saiful)








