Satpol PP dan Petugas Damkar Mendapat Apresiasi Bupati Lamongan

Listen to this article

LAMONGAN lintasjatimnews – Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) dan Petugas Damkar (Pemadam Kebakaran) pemkab Lamongan mendapat apresiasi atas kinerjannya oleh Bupati Lamongan. Hal ini disampaikan saat Bupati Yuhronur Efendi menjadi Pembina Apel di halaman Kantor Satpol PP Jalan Mastrip, Senin (7/2/2022)

Menurut Yuhronur, kehadiran Satpol PP dalam mewujudkan rasa aman, damai, tentram dan nyaman untuk masyarakat Lamongan telah dilaksanakan dengan baik.

Lanjutnya, tak hanya berkontribusi dalam pencapaian target RPJMD saja, Satpol PP turut berperan penting dalam penyelenggaraan ketertiban dan perlindungan masyaraat di masa Pandemi Covid-19 melalui operasi yustiti protokol kesehatan yang rutin dilakukan.

Yuhronur juga menilai Damkar Kabupaten Lamongan telah bekerja melampaui tupoksinya. Damkar tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran, bahkan mencarikan cincin warga yang hilang, membantu warga membasmi sarang lebah yang berbahaya. Ini hal baik, bekerja dengan iklas, cerminan bekerja melebihi tupoksi

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan/karyawati Satpol PP dan Damkar yang telah bekerja dengan baik, bekerja dengan sigap untuk menciptakan ketentraman dan rasa aman,” ujar Yuhronur Efendi

Yuhronur menyampaikan, kadang kala kita dinilai tidak baik, dianggap tidak bekerja. Banyak sekali upaya-upaya yang dilakukan Satpol PP dan Damkar ini bahkan melampaui tugas pokoknya masing-masing.

“Ini lho Satpol PP bekerja melayani masyarakat, mengayomi masyarakat. Jangan sampai dengan kehadiran Satpol PP masyarakat menjadi resah,” ucapnya

Ia juga mengajak seluruh anggota Satpol PP dan Pasukan Damkar untuk selalu memegang teguh profesionalitas, bersikap tegas dan humanis dalam menjalankan tugasnya.

“Saya minta kesiapan fisik dan mental dalam bekerja. Rapi dalam penampilan. Ini berlaku untuk semua Pol PP dan Damkar baik yang ada di Kabupaten maupun di Kecamaan. Sehingga terlihat berwibawa dan professional. Profesional itu bekerja dengan tegas tapi humanis,” pungkasnya (Fathurrahim Syuhadi)